Kebut Pembahasan Enam Ranperda

  • 30-05-2018 / 10:30 WIB
  • Kategori:Politik
Kebut Pembahasan Enam Ranperda SIDANG PARIPURNA : Para anggita dewan yang tergabung dalam Pansus Ranperda terus mengebut pembahasabn enam Ranperda(DOK / MALANG POST)

KEPANJEN – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) Kabupaten Malang mengebut pembahasan enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembahasan enam Ranperda tersebut diharapkan selesai sebelum cuti bersama. Sehingga, pada awal bulan Juli 2018 mendatang, enam Ranperda ini bisa dibawa ke Sidang Paripurna.

Ketua BPPD Kabupaten Malang H Achmad Andi mengatakan, percepatan pembahasan Ranperda tersebut harus dilakukan. Mengingat agenda pada pertengahan tahun semakin padat dan banyak libur maupun cuti bersama. Selain itu, harus menyelesaikan tanggungan sebanyak 16 ranperda yang menjadi tareget dewan tahun ini.

“Kami berharap Pansus masing-asing Ranperda yang sedang dibahas harus mempercepat kinerjanya. sehingga bulan Juli mendatang bisa disahkan,” ujarnya. Dia menjelaskan, beebra ranperda yang tengah dibahas seperti Pperubahan Perda Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pajak Daerah dan Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia.

Selain itu, ada Ranperda Tentang Pemberdayaan Usaha Mikro dan Perubahan Perda Nomor 6 Tahun 2016 rentang RPJMD. “Kalau sudah selesai dibahas, nanti tinggal disahkan melalui sidang paripurna,” imbuh politisi Goklar ini. Lebih lanjut dia menjelaskan harapan besar tanggungan prolegda bisa terselesaikan semua di tahun ini

Tujuannya, kata dia, agar tidak ada ranperda yang terbengkalai pada tahun 2019 mendatang. Sedangkan Bulan Agustus 2018 masa tugas legislatif berakhir. Sehingga apabila ranperda tidak terselesaikan di tahun 2018, maka penyelesaiannya di tahun 2020. bila terbengkalai, kata dia, maka juga mengganggu kinerja pemerintahan,

“Maka dari itu, pembahasan enam ranperda tersebut harus dikebut. Hal ini telah kami beritahukan kepada masing-masing pansus Ranperda. Yang intinya, harus bersama-sama segera menyelesaikan ernam ranperda ini,” papanrya. Dia melanjutkan, posisi dari enam ranperda tersebut sangat fital dan berpengaruh kepada roda pemerintahan.

“Kami sangat optimis dapat menyelsaikan enam ranperda tersebut. Waktu yang tersisa  ini terus kami usahakan supaya pembhasan enam ranperda tersebut terselaikan,” pungkasnya. (big)

Editor : bua
Uploader : buari
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU