Administrasi Kurang, 70 Bacaleg Gugur

  • 12-08-2018 / 04:27 WIB
  • Kategori:Politik
Administrasi Kurang, 70 Bacaleg Gugur grafis: Angga, Hargodd/MP

MALANG- 70 bakal calon anggota le­gislatif (bacaleg) di Malang Raya gagal masuk Daftar Calon Sementara (DCS). Mereka dinyatakan gugur ka­rena tak memenuhi syarat, (lihat grafis). Sedangkan 1.460 bacaleg yang masuk dalam DCS diumumkan Ming­gu (12/8)  hari ini untuk dinilai publik.

652 orang bacaleg dari 15 partai po­litik (parpol) di Kabupaten Malang, tersisa 611 orang yang masuk DCS.  “Sebanyak 41 orang tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga tidak masuk dalam DCS,” terang Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Malang, Abdul Holik.

Menurutnya, dari 41 bacaleg yang TMS tersebut, salah satu penyebabnya karena ada yang mengundurkan diri. Sebanyak 23 orang mengundurkan diri pada masa verifikasi. Sedangkan sisanya, tidak memenuhi syarat admi­nistrasi.

“Mereka tidak melengkapi berkas pendaftaran, pada masa verifikasi. Atau tidak memperbaiki berkas hingga batas akhir. Misalnya, kurang SKCK ataupun legalisir ijazah,” jelasnya.

Dikatakannya, KPU mengumumkan DCS melalui media massa yakni Ma­lang Post dan website milik KPU Ka­bupaten Malang, www.kpudmalangkab.co.id.

Dengan pengumuman tersebut, sesuai peraturan KPU, masyarakat diminta untuk mencermati dan me­neliti seluruh bacaleg. Kemudian mem­berikan tanggapan dan masukan tentang nama-nama yang di­umumkan dalam DCS.

Masa tanggapan dan masukan masyarakat dimulai Minggu (12/8) hari ini  hingga 21 Agustus. Begitu ada tanggapan yang masuk, maka KPU akan melakukan klarifikasi ke pengurus parpol, termasuk penelusuran benar tidaknya.

“Tanggapan masyarakat ini misalnya, menemukan caleg nomor 1 dapil 1 dari partai X, pernah mantan terpidana korupsi. Ke­mudian kami akan klarifikasi dan pe­nelusuran. Jika tanggapan itu benar, maka nama tersebut akan kami coret dan tidak masuk DCT,” jelas Abdul Holik.

Dia menambahkan, jika dari masa tang­gapan masyarakat ini tidak ada yang memberi masukan kepada KPU, maka akan segera ditetapkan dalam Daftar Calon Tetap (DCT). Pengumuman DCT akan disampaikan juga lewat media pada 20 September mendatang.

Sementara itu, di Kota Batu terdapat 314 bacaleg yang masuk dalam DCS. Pa­dahal sebelumnya tercatat 324 orang yang mendaftar melalui 14 parpol. Dengan de­mikian, tercatat 10 orang yang gagal masuk DCS alias gugur. 

‘’Kami sudah melakukan pemeriksaan dokuman dan 314 DCS dinyata memenuhi syarat dari 14 parpol. Sedangkan 10 lainnya di­nyatakan tidak memenuhi syarat. DCS yang memenuhi  syarat itulah yang kami umumkan kepada publik,’’ ungkap Ketua KPU Kota Batu, Rochani kepada Malang Post.

Mekanisme masukan, kata dia, masyarakat bisa menyampaikan secara tertulis ke KPU Kota Batu.  Mereka yang menyampaikan masukan wajib melampirkan identitas yang bisa dipertanggungjawabkan. Jika tidak ada identitas, sama halnya surat kaleng dan tidak akan diproses oleh KPU.

Di Kota Malang terdapat 19 bacaleg yang tidak memenuhi syarat (TMS). Sebelumnya tercatat 554 orang yang mendaftar melalui 14 parpol di kota pendidikan ini. Dengan de­mikian, kini tinggal 535 bacaleg yang menjalani masa uji publik.

Ketua KPU Kota Malang Zaenudin ST MAP saat dihubungi Malang Post kemarin siang menjelaskan, 535 bacaleg yang masuk DCS sudah dinyatakan memenuhi syarat alias MS. Sedangkan yang gagal masuk DCS ka­re­na berbagai alasan.  “Kebanyakan tidak me­menuhi kelengkapan saat masa perbaikan. Banyak item yang tidak lengkap seperti surat keterangan sehat sampai SKCK,” papar Zaenudin.(agp/ica/feb/van/han)

Editor : Dewi Yuhana
Uploader : angga
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU