Dewan Baru Kota Batu Final

  • 30-04-2019 / 01:05 WIB
  • Kategori:Politik
Dewan Baru Kota Batu Final KEBUT: PPK Kecamatan Kedungkandang kebut rekapitulasi hasil Pemilu, kemarin. Mereka harus selesaikan tugasnya sebelum 2 Mei mendatang.

MALANG-Komposisi calon anggota dewan terpilih di Malang Raya mulai tampak. Ini sesuai proses rekapitulasi hasil Pemilu yang sedang dikebut. Di Kota Malang, dari lima daerah pemilihan (dapil), dua di antaranya sudah tuntas. Kota Batu telah selesai. Di Kabupaten Malang harus beres Selasa (30/4) hari ini. 

Informasi yang dihimpun Malang Post, enam politisi sudah dipastikan duduk di gedung dewan mewakili warga Klojen. Yakni Iwan Mahendra (PDIP), Arief Wahyudi (PKB), Bayu Rek­sa Aji (PKS), Gagah Soeryo Pamoekti (Nasdem), Rimzah (Gerindra) dan  Arief Budiarso (Golkar). Ini sesuai perolehan suara partai dan masing-masing caleg. 

Dari dapil Lowokwaru, PDIP sudah pastikan dua kursi yang diraih. Yakni  I Made Riandiana Kartika dan  Nurul Setyawati. Sedangkan lainnya, PKB satu kursi,  Gerindra satu kursi, Golkar satu kursi, PAN dan PSI masing-masing satu kursi.

Kecamatan Klojen selesai lebih awal karena  memiliki luas wilayah paling kecil dibandingkan kecamatan lain.  Ketua PPK Klojen Muhariyadi mengatakan, rapat pleno rekap penghitungan suara sudah diselesaikan siang kemarin. Dijelaskannya total 297 TPS di Klojen.  “Malam ini (kemarin malam,red) paling lambat pukul 09.00,  kita kirim kotak suara ke KPU,” jelas Muhariyadi.

Di Kecamatan Kedungkandang, rekapitulasi dan pleno penghitungan suara belum selesai. Ketua PPK Kedungkandang, Gusti Kaharudin optimis rekap selesai Rabu (1/5) besok. Yakni sehari sebelum deadline rekap dari KPU Kota Malang. Gusti menjelaskan hingga kemarin malam masih kurang lebih 100 TPS yang belum dilakukan rekapitulasi. 

Di Kecamatan Sukun, hingga 19.30 WIB tadi malam, masih kurang 66 TPS yang belum selesai rekapitulasi. Di Sukun, terdapat 551 TPS. Ketua PPK Sukun, Mualimin optimis pleno hasil Pemilu di Sukun sebelum 2 Mei.

Kemudian di Kecamatan Blimbing, hingga Pukul 17.30 WIB kemarin masih ada empat kelurahan yang belum selesai rekapitulasi. Ketua PPK Blimbing, Yanuar menjelaskan terdapat 142 TPS yang belum masuk data rekapnya.

Yanuar mengatakan, di Kelurahan Purwantoro masih kurang 70 TPS, Purwodari kurang 49 TPS, Jodipan kurang 12 TPS, dan Polehan masih kurang 11 TPS. “Total TPS yang ada di Kecamatan Blimbing  508 TPS. Pasti bisa selesai, dijalani saja,” tegas Yanuar.

Ketua PPK  Lowokwaru, Sudari menjelaskan, pihaknya sudah menyelesaikan seluruh rekap TPS di Kecamatan Lowokwaru Minggu (28/4). Akan tetapi pleno belum dilakukan karena PPK Lowokwaru memutuskan untuk istirahan sehari.

Sementara itu, PPK dan PPS sedang tinggi-tingginya tensi kerja. Para perangkat Pemilu itu diwajibkan segera membereskan rekapitulasi hasil pemungutan suara dalam hitungan hari. Padahal penghitungan di tingkat kecamatan oleh PPK membutuhkan waktu lama karena banyaknya TPS. 

Batas waktu rekapitulasi hasil Pemilu tingkat kecamatan di Kota Malang tinggal menghitung hari. “Sesuai tahapan, 2 Mei harus sudah selesai semua,” kata Komisioner KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas.

Komisioner yang membidangi divisi teknis ini mengatakan, hal tersebut sesuai tahapan yang ditentukan KPU pusat. Yakni dalam alur hitung dan rekap suara Pemilu serentak di tingkat kecamatan selesai pada 4 Mei.

Akan tetapi KPU Kota Malang memberikan deadline pada petugas di kecamatan sampai Kamis (2/5).  Tujuannya untuk mengantisipasi adanya permasalahan yang muncul. Meski begitu, KPU Kota Malang yakin rekap selesai pada 2 Mei.

“Selanjutnya alur akan berpindah pada rekap suara pemilu di tingkat kota yakni di KPU Kota Malang,” tambah perempuan berkacamata ini. Deadline yang ditentukan pusat bagi KPU daerah untuk menyelesaikan rekap suara di tingkat kota yakni  7 Mei.

Untuk progres penghitungan dan rekap suara, hingga pukul 18.30 WIB kemarin, Aminah menjelaskan baru Kecamatan Klojen saja yang sudah tuntas. Sementara empat kecamatan lainnya masih membutuhkan waktu.

 

Komposisi Dewan Kota Batu Tuntas

Komposisi dan potret anggota DPRD periode 2019- 2024 Kota Batu akhirnya tampak jelas menyusul tuntasnya rekapitulasi hasil Pemilu. Komisioner KPU Kota Batu,  Heru Joko Purwanto berjalan proses rekapitulasi berlangsung lancar.

Komisioner yang membidangi SDM dan Partisipasi Masyarakat ini menjelaskan, rekapitulasi hasil Pemilu tingkat Kota Batu digelar Selasa (30/4) hari ini.

Sementara itu, untuk 30 kursi DPRD Kota Batu juga telah diketahui dari rekapitulasi tingkat kecamatan. Daerah pemilihan (dapil) Batu 1 ada tujuh kursi  yang diisi Nurochman (PKB), Asmadi (PDIP), Jatmiko (Nasdem), Didik Mahmud (Golkar), Katarina Dian (Gerindra), Aulia Lishanti (PAN) dan Deddi Irfan Alwani (PD).

Tujuh kursi di dapil Batu 2 juga sudah terisi. Yakni Dewi Kartika (PKB), H Didik Subiyanto (PKB), Hari Danah Wahyono (Gerindra), Cahyo Edi Purnomo (PDIP), Sugandi (Golkar), Fahmi (Nasdem)  dan Saifudin (PKS).

Sedangakan Dapil Junrejo  dengan tujuh  kursi diduduki, Sampurno (PDIP), Kukuk (PDIP), Sudiyono (PKB), Bambang Sumarto (Golkar), Ludy Tanarto (PKS), M. Chairul K (PKS), dan Agung Sugiyono (Gerindra).

Dapil Bumiaji dengan sembilan kursi diduduki oleh Khamim Tohari (PDIP), Amira (PDIP), Ilyas, S. Sos (Golkar), H. Rudi (PAN), Suwandi (PD), Helly (Gerindra), M. Hanif (PKS), Nur Ali (PKB), dan Sujono Djonet (Nasdem).

Sebelumnya dalam perhitungan sementara, dapil Bumiaji, terjadi pergeseran kursi. Awalnya didapat oleh M. Robin dari PDI Perjuangan. Akhirnya  harus digeser oleh Sujono Djonet asal Nasdem karena kalah pembagian suara.

Hal itu ditegaskan oleh salah salah satu caleg PDIP Dapil 4 Khamim Tohari yang berhasil meraih kursi. “Memang benar di Dapil 4 PDIP harus kehilangan satu kursi. Awalnya ada tiga,  kini hanya tinggal dua kursi,” bebernya.

 

Besok Pleno Kabupaten Malang 

KPU Kabupaten Malang memberi batas waktu rekapitulasi surat suara tingkat PPK atau kecamatan harus selesai Selasa (30/4) hari ini. Karena rekapitulasi tingkat kabupaten mulai digelar Rabu (1/5) besok. Rencananya rekapitulasi di gelar di Ruang Paripurna DPRD  di Jalan Panji, Kepanjen.

“Sesuai rencana rekapitulasi dilakukan selama dua hari,” jelas Ketua KPU Kabupaten Malang, Santoko.

Sejauh ini, menurutnya rekapitulasi di tingkat PPK sebagian besar sudah selesai. Terhitung sampai Senin (29/4) dini hari kemarin, sudah 28 kecamatan dari 33 kecamatan yang selesai melakukan rekapitulasi surat suara. Bahkan logistik surat suara yang telah direkap, telah  dikirim ke gudang KPU.

“Paling lambat rekapitulasi surat suara tingkat PPK selesai hari ini (kemarin, red). Namun khusus untuk Kecamatan Singosari, rekapitulasi diperkirakan baru selesai 30 April,” ujar Santoko.

Alasannya, karena jumlah pemilih di Kecamatan Singosari sangat besar dibanding kecamatan lain. Termasuk jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang paling banyak. Di Kecamatan Singosari terdapat 526 TPS.

Teknis perhitungan surat suara di tingkat Kabupaten Malang, lanjut Santoko, nantinya akan dilakukan perhitungan per kecamatan. Setiap kecamatan akan digilir satu-persatu untuk melakukan rekapitulasi. Selama rekapitulasi, nantinya akan ada empat saksi dari setiap peserta pemilu.

“Untuk perhitungan tingkat Kabupaten Malang, nantinya akan kami urutkan sesuai abjad nama kecamatan. Hal ini untuk memudahkan dan mempercepat proses rekapitulasi,” paparnya.

Kabag Ops Polres Malang, Kompol Sunardi Riyono mengatakan pihaknya sudah siapkan personel untuk pengamanan. Polres Malang akan mengawal dan mengamankan jalannya proses perhitungan di tingkat kabupaten. Termasuk memperketat setiap orang yang masuk ke gedung DPRD.

“Nantinya ada pengawalan khusus saat membawa logistik dari gudang KPU ke ruang gedung DPRD. Termasuk juga ada petugas yang melakukan pengamanan di luar dan di dalam gedung selama proses rekapitulasi berjalan,” tegas Sunardi Riyono. (ica/eri/agp/van)

Editor : van
Uploader : angga
Penulis : eri
Fotografer : ya

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU