Gubernur Sulsel Sambut Positif DPRD Jadi Mediator Polemik Mattoanging

  • 31-01-2020 / 14:01 WIB
  • Kategori:Politik
Gubernur Sulsel Sambut Positif DPRD Jadi Mediator Polemik Mattoanging

Malangpsotonline.com -   Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah meminta dukungan DPRD Sulsel untuk percepatan renovasi Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar. Nurdin berharap DPRD dapat membantu agar polemik Mattoanging dengan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Tentu kita mengapresiasi rekan-rekan seluruh anggota DPRD termasuk Ibu Ketua (DPRD Andi Ina Kartika) yang terus melakukan lobi-lobi, sehingga mudah-mudahan ini bisa kita selesaikan secara kekeluargaan, tanpa harus melakukan tindakan yang tidak kita inginkan bersama," kata Nurdin dalam sambutannya di Rapat Paripurna DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (31/1/2020).

Dalam pidatonya Nurdin menyebut Menteri Pemuda dan Olahraga telah menyatakan bahwa pemerintah pusat akan membenahi stadion yang ada di beberapa daerah, salah satunya Stadion Mattoanging. Terlebih Pemprov Sulsel di APBD 2020 telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 200 miliar untuk renovasi awal Mattoanging.

"Oleh karena itu kita berdoa mudah-mudahan polemik yang terjadi soal Stadion Mattoanging ini mudah-mudahan bisa segera selesai sehingga kita bisa mendapatkan alokasi anggaran (pusat) untuk membangun stadion ini," paparnya. Dikutip dari Detik.com

DPRD Sulsel juga tengah merencanakan agenda mediasi antara Pemprov Sulsel dengan YOSS terkait polemik Mattoanging. Ditemui usai rapat paripurna, Nurdin menyebut agenda pertemuan tersebut tinggal menunggu dilaksanakan.

"Jadi tinggal ketemu, sudah (itu) langsung kita bisa jalan (renovasi)," katanya.

Nurdin belum mengungkapkan kapan pertemuan yang diinisiasi DPRD itu akan dilakukan. Namun Nurdin menegaskan, pertemuan yang dilakukan bukan akan membahas pengelolaan Mattoanging yang akan diserahkan kembali ke YOSS, namun terkait renovasi.

"Nanti kita bicara soal pengelolaan, yang penting aset (Mattoanging) ini harus dikembalikan sesuai program Korsupgah KPK dan Kejaksaan Tinggi," imbuhnya. (dtk/bua)

Editor : bua
Uploader : MG
Penulis : DTK
Fotografer : DTK

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU