Properti Kembali Melaju, Bidik First Home Buyer

  • 25-07-2019 / 10:58 WIB
  • Kategori:properti
Properti Kembali Melaju, Bidik First Home Buyer

MALANGPOSTONLINE.COM - Memasuki semester dua ini, para pelaku properti kembali optimis untuk mencatatkan kinerja yang positif setelah sebelumnya sempat lesu. Hal tersebut disebabkan telah usainya momen pemilu dan berakhirnya liburan sekolah. Sehingga kegiatan spending money masyarakat mulai normal kembali.

Direktur PT Jade Development (Jade Group) Prany Riniwati menjelaskan, pihaknya yakin sampai akhir tahun ini mampu membukukan pertumbuhan penjualan minimal 10 persen dibanding tahun 2018. “Memang di enam bulan pertama 2019 market properti cukup sepi. Tapi mulai Juli ini kami rasa akan melaju lagi, terutama saat September – Oktober nanti pasti akan ramai kembali,” tuturnya saat product knowledge Jade Hamlet Cluster Silver dilansir dari Jawa Pos, Rabu (24/7).

Menurutnya, yang menjadi ketakutan masyarakat ketika masih momen pemilu adalah tidak stabilnya politik sehingga berpengaruh terhadap kenaikan suku bunga. “Karena itu di semester pertama kemarin properti cenderung lesu karena sebagian masyarakat menahan untuk belanja. Tapi sekarang pemilu sudah beres jadi market akan stabil lagi,” terang Prany.

Untuk terus menggenjot dan menggairahkan market, Jade Development selaku pengembang perumahan Jade Hamlet di Menganti – Surabaya Barat telah menyiapkan klaster baru sebanyak 200 unit demi menarik minat konsumen. Klaster tersebut diklaim sebagai produk premium yang memiliki dua tipe. Yakni tipe shea (satu lantai) dan silvera (dua lantai). “Meskipun ini produk premium, tapi kami membidiknya segmen menengah, khususnya kalangan first home buyer,” tuturnya.

Prany mengungkapkan, potensi pembeli first home di Jatim, khususnya Surabaya cukup besar. Sebab tren milenial dan keluarga muda yang ingin punya rumah sendiri semakin tinggi. Lewat produk ini pihaknya juga menyasar kelompok – kelompok yang sedang persiapan menikah dan butuh rumah. “Sebenarnya kebutuhan rumah di market cukup besar tapi permasalahannya selalu di harga. Makanya melalui klaster premium ini kami tawarkan harga yang terjangkau,” katanya.

Pihaknya menargetkan serah terima klaster baru Shea dan Silvera akan dilakukan sekitar akhir tahun depan. Terkait sistem penjualan yang digunakan adalah nomor urut pemesanan (NUP). Untuk harganya sendiri dibanderol mulai Rp 480 juta – Rp 1 miliar dengan luas tanah 60 – 90 meter persegi.

Sejauh ini konsumen Jade didominasi oleh end user. Kontribusinya lebih dari 80 persen. Kemudian sisanya baru diisi oleh investor. “Khusus di premium klaster ini kami menggunakan kabel PLN tanam, menerapkan one gate system, dan ada outdoor gym serta taman bermain,” katanya. (jpc/bua)

Editor : bua
Uploader : Yohan
Penulis : JPC
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU