Pemilu Usai, BTN Yakin Sektor Properti Moncer Lagi

  • 27-07-2019 / 13:14 WIB
  • Kategori:properti
Pemilu Usai, BTN Yakin Sektor Properti Moncer Lagi

MALANGPOSTONLINE.COM - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengincar transaksi kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar Rp 5 triliun dari ajang Indonesia Properti Expo (IPEX). 

Direktur Utama BTN, Maryono mengaku yakin kondisi pada semester dua tahun ini menjadi lahan subur bagi sektor properti. Menurutnya, gelaran IPEX menjadi langkah strategis perseroan untuk memanfaatkan kondisi tersebut, terutama dalam memacu kinerja lini KPR perseroan.

"Pada semester dua ini kami melihat berbagai komponen yang mendukung sektor properti seperti suhu politik yang relatif stabil usai Pemilu, melonggarnya suku bunga, hingga banyak proyek infrastruktur yang selesai atau akan dituntaskan tahun ini. Kami meyakini kondisi tersebut dibarengi dengan aksi promosi yang kami lakukan, akan membuat masyarakat lebih optimistis dalam mencari hunian dan target KPR dalam IPEX ini senilai Rp 5 triliun akan tercapai," jelas Maryono di sela pembukaan IPEX di JCC, dilansir dari Detik, Sabtu (27/7/2019).

Adapun, nilai izin prinsip KPR tersebut terdiri atas Rp 4,5 triliun dari segmen KPR Non-Subsidi dan sisanya KPR Subsidi. Properti yang dipamerkan di IPEX pun beragam mulai dari rumah susun, rumah tapak, ruko, kios, kondominium, hingga kondotel. Harga hunian yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari Rp 135 juta hingga Rp 5 miliar dengan lokasi tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Sementara itu, hingga Juni 2019, emiten bersandi saham BBTN ini mencatatkan penyaluran KPR yang tumbuh di level 21,53% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 188,82 triliun dari Rp 155,36 triliun di bulan yang sama tahun lalu. Dalam rangka menyukseskan Program Satu Juta Rumah, per 30 Juni 2019, Bank BTN juga telah menyalurkan kredit perumahan untuk 424.863 unit rumah atau senilai Rp 36,42 triliun.

Kinerja positif tersebut turut disumbang berbagai capaian produk KPR perseroan. Di antaranya, realisasi KPR Gaess dari Bulan Januari-Juni 2019 adalah sebesar Rp 4,2 trilliun atau setara dengan 12.187 unit. Terhitung sejak produk KPR Gaess yang dirilis awal Oktober 2018 lalu total realisasi KPR sampai dengan bulan Juni 2019 telah mencapai Rp 7,2 tilliun dengan total unit sebanyak 21.327 unit.

"Kenaikan pencapaian realisasi KPR Online periode bulan Januari-Juni 2019 dibandingkan tahun 2018 adalah sebesar 30,25%, ini perolehan yang sangat baik karena kami memiliki fitur transactional booking fee, pemantauan proses KPR dan lain sebagainya yang memudahkan nasabah," kata Maryono. (kil/eds/dtk/bua)

Editor : bua
Uploader : Yohan
Penulis : DTK
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU