Mantapkan Langkah Gapai Internasionalisasi Perguruan Tinggi

  • 17-01-2019 / 20:22 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:slatem
Mantapkan Langkah Gapai Internasionalisasi Perguruan Tinggi KOMPAK: Direktur Poltekkes RS. dr. Soepraoen Letkol. CKM. Arief Efendi, SMPh., SH., S.Kep Ners., MM menerima potongan nasi tumpeng dari Kakesdam V Brawijaya Malang, dr. Arief Harianto, S.P.B.

MEMASUKI usia 13 tahun, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) RS. dr. Soepraoen Malang memantapkan prestasi lembaga. Internasionalisasi menjadi mimpi besar yang ingin diwujudkan. Setelah pada 2018 lalu,  kampus ini meraih gelar kampus unggulan di bidang tata kelola tingkat Jawa Timur.  Tiga tahun ke depan, Poltekkes RS. dr. Soepraoen bertekad meraih gelar yang lebih tinggi di tingkat nasional. Tak cukup sampai disitu, langkah internasionalisasi juga sudah dimulai.  

Direktur Poltekkes RS. dr. Soepraoen Letkol. CKM. Arief Efendi, SMPh., SH., S.Kep Ners., MM mengatakan, ada banyak mimpi yang ingin digapai untuk kemajuan Poltekkes RS. dr. Soepraoen di masa yang akan datang.  Antara lain menciptakan suasana internasional di lingkungan kampus, dengan menerapkan program kampus inggris.  

“Ini yang saya inginkan,  kalau di Kediri ada kampung yang bisa menjadi kampung inggris,  kenapa kampus tidak bisa padahal merupakan tempat para akademisi,” ujarnya.  
Rencana mewujudkan kampus Inggris timbul di benak Arief sejak tahun lalu, dan akan ia terapkan mulai tahun ini. Untuk persiapannya,  kampus telah menjalin kerjasama dengan lembaga yang ada di Kampung Inggris Kediri.  

Kerja sama yang telah disepakati berupa pengajaran dan bimbingan langsung oleh tutor dari Kampung Inggris untuk para dosen Poltekkes RS. dr. Soepraoen.  Ia menekankan dengan 28 kali pertemuan sudah bisa membuahkan hasil.  Minimal para dosen sudah bisa berdialog dengan menggunakan bahasa inggris dalam conversation. 

“Sejauh ini sudah 14 kali pertemuan,  tinggal separuhnya untuk menuntaskan pelatihan,” ungkapnya.  

Menurutnya, pentingnya bahasa Inggris sudah tidak dipungkiri lagi.  Apalagi saat ini,  di era global persaingan sudah pada tataran internasional. Dunia kerja semakin selektif untuk perekrutan tenaga kerja.  Salah satu kategori SDM yang dibutuhkan yakni yang berkemampuan Bahasa Inggris.  

“Di  semua bidang saat ini Bahasa Inggris sudah sangat dibutuhkan,” tegasnya.  
Sebagai direktur,  ia berkeinginan besar lulusan Poltekkes RS. dr.  Soepraoen tidak bekerja di dalam negeri. Tetapi bisa ke manca negara, seperti Jepang,  Jerman dan negara-negara maju lainnya,  yang memiliki prospek menjanjikan.  

“Yang penting itu baik untuk kemajuan ilmu pengetahuan mereka maupun gaji sebagai penghasilannya.  Karena di Indonesia,  gajinya masih sangat kecil, “ ujar Arief.   

Gagasan lainnya,  yang ia ungkapkan kepada Malang Post,  kemarin siang,  yaitu tekad untuk memperkuat pembelajaran berbasis IT.  Dengan konsep e-learning,  20 persen perkuliahan di

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

REKOMENDASI

Arema Tersingkir di Kandang Sendiri

Dua Blandong Bebas Hanya Wajib Lapor

Lima Bulan ada di Malang, Kopi Kulo Jadi Idaman

-->