Ternyata, Ribuan Warga Binaan Belum Perekaman E-KTP

  • 24-01-2019 / 16:09 WIB - Editor: buari
  • Uploader:slatem
Ternyata, Ribuan Warga Binaan Belum Perekaman E-KTP foto: Muhammad Firman/MP Online

MALANG-Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal tiga bulan lagi. Namun, sampai saat ini, masih ada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Klas I Lowokwaru Malang dan Lapas Perempuan Klas IIA Malang yang belum melakukan perekaman e-KTP. 

Total WBP yang belum melakukan perekaman e-KTP sebanyak 3.119 orang. Oleh karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang mengimbau seluruh WBP untuk segera melakukan perekaman.

Divisi Perencanaan dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, Deny Rachmat Bachtiar mengatakan, jumlah total WBP  yang ada di Malang sebanyak 3.622 orang. "Sementara yang sudah melakukan perekaman e-KTP baru 503 orang. Sedangkan sisanya, yakni 3.119 orang masih belum melakukan perekaman," terang dia.

Deny menyampaikan, ada beberapa kendala yang dialami terkait pelayanan di Lapas. Salah satunya napi yang tidak memiliki e-KTP maupun belum ber e-KTP. "Ada yang sudah ber e-KTP tapi belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT)," ujar dia.

Sementara, untuk warga binaan dari luar Malang Raya juga masih ada yang belum melakukan perekaman, termasuk yang warga binaan pindahan. "Untuk yang pindah, kami sudah melakukan pendataan. Ternyata harus pindah atau kemasukan dari lapas lain. Sehingga data yang belum rekam akhirnya nambah lagi. Misal ada kiriman dari pamekasan 10 orang, jadi PR lagi untuk KPU," jelas dia.

Oleh karena itu, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) se-Malang Raya untuk melakukan perekaman terhadap para WBP. "Dispenduk Malang Raya siap lakukan perekaman maupun cek geometrik. WBP siap di handle oleh Dispenduk Malang Raya," kata dia.

Setelah ada perekaman dan geometrik, lanjut Deny, akan dikroscek apakah sudah masuk DPT asal. "Warga binaan yang masuk DPT akan diberikan A5 atau form pindah pilih," terang dia.
Rencananya, KPU Kota Malang akan menyediakan 14 TPS di kedua lapas. Dengan rincian, 11 TPS di Lapas Lowokwaru, dan 3 TPS di lapas wanita. Dengan estimasi pemilih sebanyak 3.622 orang. "Itu kalau 100 persen," pungkas dia.

Sementara, untuk para tahanan yang berada di Polsek jajaran maupun Polres, rencananya akan diberikan TPS Mobile. "Rencananya, TPS akan dipusatkan di Polres Malang Kota. Namun, tidak menutup kemungkinan meminta TPS yang berada di dekat Polsek untuk melakukan pengambilan suara," tandas dia. (tea/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

REKOMENDASI

Arema Tersingkir di Kandang Sendiri

Kecewa, Pemain Arema Harus Benahi Permainan

Dua Blandong Bebas Hanya Wajib Lapor

Lima Bulan ada di Malang, Kopi Kulo Jadi Idaman

PDAM Buka Lowongan Direksi

-->