Susy Susanti Sentil Atlet Malas yang Suka 'Nawar' Latihan

  • 06-02-2019 / 15:25 WIB
  • Kategori:All Sport
Susy Susanti Sentil Atlet Malas yang Suka 'Nawar' Latihan Sektor Ganda Campuran sedang melakukan latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta. (Isa Bustomi/JPC)

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti mengaku cukup gerah dengan perilaku malas beberapa atlet di pelatnas PBSI. Susy menuturkan bahwa beberapa atlet bahkan kerap menawar porsi latihan mereka ke pelatih jika sudah kelelahan.

Susy memang berhak kesal dengan kelakuan beberapa atlet tersebut. Pasalnya, performa dan prestasi mereka di turnamen internasional sangat ditentukan dari bagaimana cara mereka menyikapi latihan. Jika latihannya tidak maksimal, tentu saja hasilnya tidak akan maksimal.

"Mengatasi tekanan di pertandingan harus dibiasakan dari latihan. Contoh, kalau sudah capek di latihan, kadang masih nawar. Kalau (poin, Red) ketat, ya sudahlah, pasrah," kata Susy, Rabu (6/2).

Meski proses 'tawar-menawar' itu tidak disampaikan secara eksplisit oleh sang atlet, Susy bisa melihatnya dengan jelas dari pergerakan mereka yang asal-asalan saat latihan.

"Waktu latihan drilling 100 bola, kadang kalau sudah capek, dinyangkutin (kok sengaja dipukul ke net, Red). Kebiasaan di latihan itu akan terbawa ke lapangan. Jadi cepat menyerah. Kalau bola susah, nggak mau diambil," sambung Susy.

Menurut Susy, ada pola pikir yang mesti diubah dari para atlet yang kurang mau bekerja keras ini. Pasalnya, jika mereka dibikin pontang-panting oleh pelatih saat menjalani latihan, mereka akan lebih siap menghadapi kondisi tersebut saat berlaga di lapangan.

"Lebih baik di latihan mikir yang terjelek (paling sulit, Red) dulu. Kalau di pertandingan sesungguhnya tidak sejelek (tidak lebih sulit, Red) itu, kan kita akan lebih enak mainnya," tutup Susy.

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Pabrik Sol Sepatu Terbakar, 5 Menit Padam

Masak Seru di Mom & Kiddie Cooking Class

Nyoblos Ulang di TPS 17 Dapat Coklat

VIDEO

-->