Latih Warga Produksi Masker Coklat dan Kopi

  • 10-02-2019 / 10:15 WIB
  • Kategori:Kampus
Latih Warga Produksi Masker Coklat dan Kopi foto: Istimewa

Divisi Ekonomi KKN 25 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melatih warga Desa Mendak, Madiun terampil berwirausaha. Memanfaatkan potensi kopi, coklat dan kunyit di sana, mahasiswa mengenalkan ragam produk baru. Diantaranya masker berbahan kopi dan coklat, serta minuman berbahan kunyit.

Co Divisi Ekonomi KKN 25 UMM Wahyudi Malik Ibrahim menuturkan, pelatihan ini digelar agar masyarakat bisa berwirausaha dan mandiri dalam hal menggali potensi desa yang ada.

“Agar masyarakat memiliki mata pencaharian baru karena bertujuan menambah keanekaragaman wirausaha warga desa Mendak,” ungkap Wahyudi.

Senada, Wakordes Syarifa Nur Wahyuni menuturkan, kegiatan ini disambut antusias warga terutama ibu-ibu.

“Warga sangat antusias sekali dikarenakan cara pembuatannya tergolong sederhana dan bahannya mudah didapat dan tersedia di sekeliling permukiman warga setempat,” bebernya.

Pelatihan dan seminar kewirausahaan ini dilaksanakan Sabtu, (26/1/19). Bertema “Terbangunnya jiwa Entrepreneurship di warga desa Mendak, Madiun”. Kegiatan ini diikuti peserta diantaranya kepala desa, Nur Cholifah, perangkat desa, ibu-ibu PKK dan warga desa Mendak.  Setelah memproduksi masker dan minuman kunyit tersebut akan dipasarkan atau dijual di Watu Rumpuk, salah satu objek wisata Desa Mendak.

Divisi ekonomi membuat program ini dalam rangka menggali potensi yang ada di desa Mendak, salah satunya yakni memanfaatkan kunyit sebagai bahan baku minuman yang dijadikan jamu kunyit dan memanfaatkan kopi Mendak yang amat khas serta tanaman coklat yang melimpah dijadikan masker wajah sebagai salah satu mata pencaharian baru. (oci/sir)

Editor : oci
Uploader : slatem
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU