UPDATE NOW
UPDATE NOW
   UPDATE NOW

Dewanti Rumpoko

  • 11-02-2019 / 08:58 WIB
  • Kategori:Catatan
Dewanti Rumpoko Foto: Ipunk Purwanto/MP Online

Catatan Buari

Minggu (10/2) kemarin menjadi pengalaman pertama nduk Hasna, putri saya, mengikuti lomba. 

Lomba antar playgrup di luar sekolahnya. Kebetulan sekolah nduk Hasna yang ada di Kecamatan Turen, mendapat undangan untuk lomba tersebut.

Pendaftaran dikoordinir sekolahnya. Banyak lomba yang ditawarkan untuk tingkatnya playgrup dan TK. Daftarlah si nduk lomba hafalan doa pendek. Doa sebelum makan dan sebelum tidur.

Senangnya si nduk. Sampai nomor lombanya gak mau dilepas sampai pulang. Dia cerita kemana-mana, kalau sudah ikut lomba. Pintar. Lancar hafalannya.

Entah menang atau tidak, belum tahu.
Saya titipkan ibu gurunya yang menunggu semua lomba selesai. Baru diumumkan pemenangnya. Sengaja demikian. Menahan peserta lomba lebih lama.

Ada lomba hafalan doa, hafalan surat pendek, mewarna, mengurutkan angka, lari pindahkan bendera hingga lomba fashion show. Lengkap dengan bazarnya.

Digelar MI Insan Kamil di Kecamatan Tumpang. Madrasah Ibtadaiyah yang cukup punya nama. Dikenal. Termasuk saya akhirnya mengenalnya. Setelah mengantar si nduk ikut lomba di sekolah ini. Dan banyak lagi yang seperti saya.

Rasanya tiap tahun, sekolah ini menggelar lomba-lomba. Peserta yang diundang dari jenjang PAUD dan TK di sekitaran Tumpang, termasuk yang di Turen ikut diundang. Lumayan untuk berpromosi. Mengundang calon peserta didik. Tentu beserta orang tuanya. Adakan lomba.

Cara seperti ini tak hanya dilakukan insan MI Insan Kamil. Mau bersibuk ria gelar lomba-lomba demi mempromosikan sekolah, sekaligus menjaring peserta didik baru. Sekolah lain juga menggunakan cara yang sama.

Banyak sekolah berlomba-lomba bikin lomba. TK mengundang anak-anak PAUD . SD atau MI mengundang peserta dari PAUD dan TK. SMP atau MTS mengundang anak-anak SD, begitu seterusnya. 

Seperti beberapa waktu lalu, kakak Raihan, putra saya yang duduk di bangku MTsN 1 Malang mengikuti olimpiade Biologi di SMAN Taruna Nala di daerah Tlogowaru, Kedungkandang. Akhirnya jadi kenal SMA yang bekerjasama dengan TNI AL itu.

Sabtu (9/2), juga ada Angkasa Expo di halaman SMP Angkasa Jalan Rogonoto, Singosari. Kegiatan yang bekerjsama dengan Malang Post ini menghadirkan 12 lembaga sekolah di bawah naungan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Pengurus Cabang Lanud Abd Saleh.

Tak hanya memamerkan kreasi dan inovasi, tapi juga prestasi. Seperti prestasi SMK Penerbangan. Tujuannya tidak lain adalah agar Sekolah Angkasa lebih dikenal masyarakat, dan jumlah siswanya bertambah.

Jelang tahun ajaran baru. Begitu cara sekolah berpromosi. Mengundang calon peserta didik. Intinya mengundang datang. Apalagi bekerjasama dengan media. Efeknya lebih berasa. 

Seperti yang dilakukan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Kamis (7/2) malam. Menggelar gala dinner dalam rangka Hari Pers Nasional 2019 di JW Marriott Surabaya. Mengundang insan pers seluruh Indonesia.

Ini cara pintar untuk mensosialisasikan prestasi dan program pariwisata Indonesia, bekerjasama dengan Serikat Media Siber Indonesia. Ke depan, efek peningkatan pariwisata bakal dirasakan. Apalagi dengan diluncurkannya buku panduan jurnalisme ramah pariwisata dalam acara gala dinner itu.

Lebih cerdas lagi Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Meski HPN 2019 dipusatkan di Surabaya, berhasil 'menggeser' ke Kota Batu. Ada sekitar 200 peserta HPN yang diundang mengikuti Welcome Dinner di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Sabtu (10/2). 

Bu Dewanti pun mempromosikan berbagai destinasi pariwisata di Kota Batu. Hal itu disampaikan kepada ratusan jurnalis dari berbagai daerah yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Termasuk menyampaikan catatan prestasi Kota Batu. 

Tahun 2018 Kota Batu mampu mencapai peningkatan dan pertumbahan ekonomi hingga 6,56 persen. Angka ini melebihi pertumbuhan ekonomi di Malang Raya yaitu 5,57 persen. Bahkan melebihi pertumbuhan nasional 5,5 persen. 

Selain mengundang para jurnalis, dalam waktu dekat ini ada travel fair di Kota Batu selama beberapa hari. Acara yang mengundang para pelaku wisata ini cukup efektif untuk promosi. Dan Pemkot Batu juga bekerjasama dengan media, yaitu Malang Post. 

Bu Dewanti paham betul, bagaimana memaksimalkan media. Khususnya dalam pengembangan pariwisata. Memang cerdas. Bagaimana yang lain? (*)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : buari

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Milo Ingin Duetkan Alfarizi-Alfin Lagi

Jual Miras Saat Lebaran, Begini Nasibnya

Pembobol Pabrik Beton Ditangkap, Dua Temannya Kabur

Terapkan Sapta Pesona Untuk Menyambut Libur Lebaran

Kasus Oppo Belum Beres

Lindungi Saksi Gugatan Pemilu!

VIDEO