Meriah, Berbagai Karya hingga Guest Stars ada di Gebyar HUT Art TechnoPreneur SISMA

  • 11-02-2019 / 14:53 WIB - Editor: buari
  • Uploader:slatem
  • Penulis:Linda Epariyani
Meriah, Berbagai Karya hingga Guest Stars ada di Gebyar HUT Art TechnoPreneur SISMA Ist Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah, MM, melihat secara langsung proses jalannya robot Dragon Bus karya siswa Sekolah Islam Sabilillah Malang. (SISMA for MP Online)

MALANG - Warga Sekolah Islam Sabilillah Malang (SISMA) histeris akibat lagu berjudul Kangen. Pasalnya lagu yang mengisahkan kerinduan mendalam tersebut dibawakan oleh Juara The Voice Kids Indonesia 2017, Sharla dalam Gebyar HUT ArtTechnoPreneurship SMP dan SMA Islam Sabilillah Malang, Minggu (10/2) lalu.

Kemeriahan semakin membuncah lantaran gadis berhijab asal Jombang ini menyanyi dengan anggun sembari menyapa penonton lebih dekat. Selama membawakan lagu Kangen tersebut lebih banyak Sharla tidak berada di panggung melainkan membaur, mengajak para penonton nyanyi bersama. Begitupun saat membawakan lagu berjudul Deen Assalam.

"Selamat ulang tahun ke-16 SMP dan ke-5 SMA Islam Sabilillah Malang," Serunya di sela-sela penampilannya.

HUT SMP dan SMA Islam Sabilillah Malang kali ini dikemas berbeda dari tahun sebelumnya. Perayaan dijadikan satu dengan tema ArtTechnoPreneurship (ATP) agar lebih semarak. Jalan sehat yang diikuti oleh siswa SMP dan SMA beserta orang tua, para guru, dan warga Tunjung Sekar tersebut menjadi pembuka acara.

Jalan sehat tersebut diberangkatkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah, MM. Setelahnya perempuan yang akrab disapa Ida tersebut juga meresmikan Sabilillah Eco Edu Parkmilik SMP Islam Sabilillah (SMPIS) Malang.

Penanggungjawab Gebyar HUT ArtTechnoPreneurship, Arif Pandu Winata, S.Pd, mengatakan dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang juga turut memberikan motivasi kepada guru dan kepala SMPIS Malang yang menjadi perwakilan Kota Malang sebagai guru dan kepala sekolah berprestasi di tingkat provinsi.

“Beliau juga merencanakan akan membawa destinasi wisata pendidikan ke tingkat nasional, salah satunya terinspirasi dari SMPIS Malang. Selain itu disampaikan pula bahwa Kota Malang akan membuat museum pendidikan,” ungkap Arif.

Sabilillah Eduwisata pembelajaran meodern yang berbasis lingkungan. Dimana para siswa yang berkunjung akan diajak berkeliling dan belajar mengenai biopori, sumur resapan, pemanfaatan limbah air wudhu, hidropinik, panel surya dan tanaman buah dalam pot. Sejak hadirnya konsep Sabilillah Eco Edu Park ini sedikitnya tekah ada 7 sekokah tingkat SD yang telah melakukan kunjungan dan belajar banyak mengenai lingkungan.

Dikatakannya, Zubaidah juga berharap apa yang telah dikembangkan oleh SMPIS Malang terus berlanjut sehingga ke depan bisa menjadi destinasi rujukan wisata pendidikan. Terlebih saat ini Sabilillah Eco Edu Park memiliki tema literasi dan lingkungan. Begitupun dengan siswa terus berkreativitas tidak hanya dalam bentuk prototipe melainkan bisa diimplementasikan.

Selain itu, pada Gebyar HUT ArtTechnoPreneurship

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

REKOMENDASI

Arema Tersingkir di Kandang Sendiri

Kecewa, Pemain Arema Harus Benahi Permainan

Dua Blandong Bebas Hanya Wajib Lapor

Lima Bulan ada di Malang, Kopi Kulo Jadi Idaman

PDAM Buka Lowongan Direksi

-->