Ahmad Bustomi dan Arif Suyono Diminta Jadi Guru

  • 12-02-2019 / 14:46 WIB - Editor: rosida
  • Penulis:rosi
Ahmad Bustomi dan Arif Suyono Diminta Jadi Guru Foto: Istimewa

MALANG- Atlet sepak bola Ahmad Bustomi dan Arif Suyono mengambil ijazah kelulusan di Kampus C IKIP Budi Utomo (IBU), Selasa (12/2). Ijazah diserahkan langsung oleh Dr. Nurcholis Sunuyeko selaku Rektor IBU. Agenda ini merupakan bentuk penghargaan dan kebanggaan IBU kepada mereka sebagai atlet sepak bola nasional berprestasi.

“Saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada mereka berdua yang telah berupaya menempuh bidang akademik dengan baik,” ungkap Nurcholis.

“Saya harap mereka bisa jadi guru, karena pelatih cenderung lebih praktis, sedangkan guru lebih berlandas pada teori yang lebih kompatibel,” imbuhnya.

Menurut Nurcholis, atlet seperti mereka suatu saat harus menularkan kemampuan dan ilmunya secara kompatibel. Lebih lanjut ia menambahkan semoga setelah ini mereka berdua makin mengharumkan nama baik IBU dan terus menekuni bidang yang telah digeluti dengan tekun serta semakin berprestasi.

IBU telah lama memberikan kesempatan kepada semua kalangan untuk menempuh bidang akademik dengan sebaik-baiknya, meskipun telah memiliki kegiatan atau karir yang menyita banyak waktu. Untuk itu telah disediakan metode khusus bagi mereka yang memang tidak bisa selalu memiliki waktu dalam pendidikan di Kampus.

Ahmad Bustomi dan Arif Suyono memulai pendidikan di IBU pada jurusan Pendidikan Ilmu Eksakta dan Keolahragaan, Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di tahun 2008. Arif Suyono menyelesaikan pendidikan pada tahun 2012, sedangkan Ahmad Bustomi pada tahun 2015. Meskipun pendidikan telah mereka selesaikan sejak lama, namun karena kesibukan sebagai atlet, mereka baru bisa mengambil ijazah sekarang.

Ketika ditanya mengenai  keinginan untuk menjadi guru sesuai yang diharapkan oleh Rektor IBU, Arif Suyono justru menyampaikan niatnya untuk berpolitik.

“Sebenarnya saya masih belum berpikir jauh setelah pensiun dari atlet, tapi karena sudah S1 suatu saat mungkin ingin seperti teman-teman atlet lain yang terjun ke dunia politik,” terangnya.

Berbeda dengan Arif Suyono, Ahmad Bustomi justru menyampaikan keinginannya untuk terus bermain bola meskipun sudah menyelesaikan pendidikan S1.

“Saya mungkin akan menjadi guru bagi saya sendiri dulu, karena saya masih butuh untuk terus memperbaiki dan mengembangkan diri sebagai atlet,” kelakarnya. (Mg3/oci)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

REKOMENDASI

Arema Tersingkir di Kandang Sendiri

Kecewa, Pemain Arema Harus Benahi Permainan

Dua Blandong Bebas Hanya Wajib Lapor

Lima Bulan ada di Malang, Kopi Kulo Jadi Idaman

-->