Gantungan Tas Baguette dan Macarons dari Clay

  • 17-02-2019 / 08:53 WIB
  • Kategori:UMKM
Gantungan Tas Baguette dan Macarons dari Clay Imut: Kreasi gantungan tas berbentuk Macarons dan Baguette dari Clay. Rizky Putri Pratimi / Radar Surabaya (ISTIMEWA)

Macarons dan baguette dua makanan ringan khas Prancis di kreasikan berbeda oleh Jenny Lee, seorang seniman Keramik Indonesia. Bukan untuk dimakan, melainkan untuk dijadikan gantungan tas. 

Macarons adalah makanan manis yang berasal dari Paris yang dibuat dengan putih telur, gula icing, gula pasir, tepung almond atau almond bubuk dan pewarna makanan. Sedangkan baguette adalah roti panjang dengan tekstur luar sangat keras namun putih dan lembut didalam. 

Bahan yang digunakan adalah polymer clay. Pertama bentuk clay, tusuk clay yang sudah terbentuk  dengan tusuk gigi agar mudah mengaitkan dengan rantai gantungan kunci. Bungkus clay dengan alumunium foil, lalu di oven hingga keras. Angkat, diamkan hingga dingin, dan masuk ke tahap pewarnaan, clay bagus diberi cat acrylic. "Kalau cat sih bagus yang water based," ungkap Jenny Lee di Perpustakaan Institut Francais Indonesia (IFI) Jalan Ratna No 14 .

Setelah selesai di cat, keringkan pakai hairdryer. "Berhubung ini sudah sore, jadi pakai hairdryer. Kalau siang mending dibawah sinar matahari,"tambahnya. Jika sudah kering, saatnya dipasangkan dengan rantai gantungan. Jangan lupa tang dengan kencang.

Clay  sering dikreasikan untuk benda-benda ukuran kecil. "Untuk jewelry, patung-patung kecil aja setau saja. Enggak yang besar-besar," pungkasnya.

Untuk membuat kreasi seperti ini dibutuhkan kemampuan adalah baking, pewarnaan, kemampuan membentuk clay, dan kesabaran. Paling tidak untuk membuat dua buah gantungan berbentuk macarons dan baguette perlu waktu tiga jam. (rpp/nug)

(sb/jpg/jek/JPR)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : JPC

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI