Tumpak Sewu Milik Kabupaten Malang, Bukan Kabupaten Lumajang

  • 20-02-2019 / 13:48 WIB
Tumpak Sewu Milik Kabupaten Malang, Bukan Kabupaten Lumajang M Rofik, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang. Dan wisata Air Terjun Coban Sewu.(Agung/MP Online)

MALANG - Wisata Air Terjun Coban Sewu atau Tumpak Sewu, akhirnya ditetapkan masuk wilayah Kabupaten Malang. Sebelumnya destinasi wisata ini, menjadi rebutan karena diklaim berada di wilayah Kabupaten Lumajang. Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang M Rofiq, kemarin.

Menurutnya, penetapan wilayah tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 86 tahun 2013 tentang batas wilayah. "Dimana dalam Permendagri tersebut, bahwa Tumpak Sewu berada di wilayah Kabupaten Malang," ujar M Rofik.

Dikatakannya, penetapan wisata Air Terjun Coban Sewu, karena berdasarkan letak geografis, bahwa wisata tersebut berada di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading. Batas-batas wilayah antara Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang pun, juga sudah menjelaskan bahwa wisata tersebut berada di wilayah Kabupaten Malang.

"Sehingga ketika Pemerintah Kabupaten Malang mengklaim bahwa wisata Air Terjun Coban Sewu berada di wilayahnya, maka tidak benar," tuturnya.

Sekadar informasi, Pemkab Lumajang sudah dua kali mengklaim Air Terjun Coban Sewu, yang dikatakan mirip dengan wisata air terjun Niagara di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada tersebut berada di wilayahnya. Klaim pertama Pemkab Lumajang memasukkan Coban Sewu dalam lomba Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 sebagai ajang bagi seluruh daerah untuk mempromosikan berbagai khazanah wisata yang dimilikinya. 

Air Terjun Coban Sewu, yang oleh warga Lumajang disebut Tumpak Sewu, masuk dalam Kategori Surga Tersembunyi Terpopuler (Most Popular Hidden Paradise) API 2017 lalu. Kedua, tahun 2018 Pemkab Malang kembali mengajukan Coban Sewu dalam ajang Anugerah Wisata Jawa Timur. Coban Sewu yang diklaim Pemkab Lumajang berhasil menjadi juara Terbaik 1 Anugerah Wisata Jawa Timur 2018 Kategori Daya Tarik Wisata Alam.

Atas klaim tersebut, sebelumnya Pemkab Malang melalui Disparbud Kabupaten Malang, secara resmi sudah melayangkan surat protes kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur mengenai masalah tersebut. 

Sementara ditambahkan Rofik, bahwa Kabupaten Malang memiliki banyak potensi wisata. Berdasarkan data dari Diparbud ada179 titik tempat wisata baik pantai dan wisata desa. Dimana 44 diantaranya adalah wisata pantai, dan 18 titik adalah air terjun atau wisata desa.

"Wisata desa itu dibagi dua kategori, yaitu wisata desa mandiri dan wisata desa maju. Sedangkan wisata desa mandiri, itu seperti Wisata Desa Pujon Kidul, yang berada di wilayah Kecamatan Pujon dan Wisata Gubuk Klakah, di Kecamatan Poncokusumo," jelasnya.

Selanjutnya, untuk Wisata Desa Maju terdapat 12 titik lokasi. Diantaranya Wisata Desa Krabyakan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang dan Desa Wisata Sanankerto, Turen. Lalu ada juga wisata adventure atau wisata petualangan, seperti dj Pantai Sipelot, Wedi Awu,  dan Ngantep. Serta wisata pantai konservasi, yakni di Pantai Tiga Warna, di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.(agp/nun)

  • Editor : Husnun
  • Uploader : slatem
  • Penulis : Agung Priyo

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI


GRATIS !!!

Untuk Berlangganan Berita Malang Post Online,
Ketik Nama dan Email di Form Berikut Ini.



VIDEO

-->