TPPI P3MD Protes Pernyataan Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandi

  • 21-02-2019 / 17:15 WIB
  • Kategori:Kabupaten
TPPI P3MD Protes Pernyataan Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandi Ketut Rudiantoro, Pendamping Ahli Teknik Infrastruktur, bersama anggota TPPI P3MD Kabupaten Malang, saat memberikan pernyataan sikap. (Agung Priyo/MP Online)

MALANG - Pernyataan Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi, di media sosial terkait pembangunan desa oleh pemerintah yang dianggap tidak valid, menuai protes. Salah satunya datang dari Tenaga Pendamping Profesional Desa, Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TPPI P3MD) Kabupaten Malang, Kamis (21/2) sore.

Ketut Rudiantoro, Pendamping Ahli Teknik Infrastruktur, mewakili TPPI P3MD Kabupaten Malang, menyatakan sikap menolak keras pernyataan Dahnil. Apa yang disampaikan Dahnil lewat Twitter sangat menciderai kinerja dari Pendamping Desa di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Malang. 

"Pernyataan tersebut berpotensi melukai hati Pemerintah di Indonesia. Karena dianggap kami tidak melakukan apa-apa, selama dana desa digulirkan. Itu menciderai etos kerja kami selama ini," ungkap Ketut Rudiantoro, bersama para Pendamping Desa seluruh Kabupaten Malang, di Balai Desa Sutojayan, Pakisaji.

Lebih lanjut, Ketut menyayangkan bahwa pernyataan tersebut juga dianggap tidak mengakui capaian kinerja Pemerintah, khususnya Kementrian Desa, Transmigrasi PDTT dalam pembagunan jalan, dari tahun 2015 hingga tahun 2018.

"Karenanya kami bersama kolega mengajak Dahnil Anzar Simanjuntak untuk berkeliling ke desa-desa di Kabupaten Malang. Sehingga, mengetahui fakta di lapangan. Termasuk menuntut permintaan maaf secara terbuka kepada pak Sutro Sandjojo (Menteri Desa dan PDTT, red) yang telah diragukan capaiannya," terang Ketut.

Lebih lanjut, Ketut menyampaikan bahwa pernyataan sikap TPPI P3MD Kabupaten Malang, berdasarkan laporan kinerja yang sudah mereka lakukan selama ini. Dimana sama empat tahun sejak 2015 - 2019, sudah membangun jalan desa di Kabupaten Malang 

2.279.481,6 M atau 2.279,5 KM. Pembangunan tersebut tersebar di 9.002 titik di seluruh Kabupaten Malang. 

Sementara terkait pernyataan Dahnil Anzar Simanjuntak, yang menuai protes adalah dengan mengunggah foto panjang jalan yang dikalikan per 1.000 km dibanding dengan tahun.

Dalam unggahan tersebut, Dahnil juga menuliskan narasi yang menuai protes. Isinya, Jokowi klaim Membangun jalan desa 191000 km. Ini sama dengan 4,8 kali Keliling Bumi atau 15 kali Diameter Bumi. Itu membangunnya kapan? Pakai ilmu simsalabim apa? ternyata produsen kebohongan sesungguhnya terungkap pada debat malam tadi.(agp/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Sepasang Kekasih Kompak Mencuri Motor

Membunuh Korban Karena Kepergok Mencuri Jagung

Terapkan Sapta Pesona Untuk Menyambut Libur Lebaran

Fried Calamari, Camilan Renyah saat Berbuka Puasa

Wali Kota Malang Dukung Perbaikan PDAM

VIDEO