Imtihan Alquran, 28 Siswa SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bikin Bangga

  • 21-02-2019 / 19:07 WIB
Imtihan Alquran, 28 Siswa SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bikin Bangga Kepala SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Putri Haryun Aroeboesman, S. Pd memberikan piagam penghargaan kepada 28 siswa di acara  Khataman dan Imtihan Alquran. (Imam Wahyudi/MP Online)

MALANG - Allahu Akbar! Kalimat takbir diucapkan dengan lantang oleh Kepala SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Putri Haryun Aroeboesman, S. Pd usai menyaksikan kehebatan para siswanya di acara Khataman dan Imtihan Alquran,  Kamis (21/2) siang. Bagaimana tidak, pertanyaan bertubi-tubi digencarkan oleh Badruz Zaman, selaku penguji dari Ummi Foundation, kepada siswa-siswi SD Al-Irsyad Al-Islamiyah saat uji kemampuan. 

Begitu banyak soal yang diajukan, para siswa tampak pantang menyerah.  Semua pertanyaan dijawab dengan lantang dan lancar. Jelas dan tanpa ragu-ragu. Seluruhnya dijawab dengan benar di luar kepala. Itulah sebabnya, Puput, sapaan akrab Putri Haryun Aroeboesman, begitu terkesan dan bangga pada anak didiknya. 

Sebab mereka telah membuktikan diri sebagai anak-anak hebat di depan guru dan orang tua yang hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya berupa pertanyaan, 28 siswa peserta imtihan juga diuji mengoreksi bacaan dari sang penguji. 

Di sesi ini siswa diminta konsentrasi untuk menentukan letak kesalahan dari bacaan.  Dan lagi-lagi, tugas tersebut dilibas tuntas oleh siswa. “Saya bangga, sampai tidak bisa berucap apa-apa melihat kehebatan mereka. Allahu akbar,” ucapnya kepada Malangpostonline.com.  

Usai menguji siswa, Badruz Zaman mengungkapkan orangtua patut berbangga dengan kemampuan anak-anak mereka. Anak saleh dan salehah yang gemar membaca Alquran, akan mengantarkan orangtuanya ke Darul Farah. Sebuah singgasana yang indah di surga. “Siapa orangtua yang ingin masuk surga?,” tanya Badruz, yang direspon seluruh orang tua dengan  mengacungkan tangan. “Bimbinglah anak anda untuk cinta Alquran,” lanjutnya. 

Di imtihan angkatan kedua ini, ada empat meteri yang diujikan. Yakni Tartil, Gharib, Tajwid dan Tahfidz. Seluruh materi tersebut diselesaikan degan baik oleh siswa peserta imtihan. 

Ketua Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Drs. Saleh Al-Baity, yang turut hadir dalam acara  juga mengapresiasi keberhasilan para siswa dalam imtihan kali ini. Ia merasa lebih bangga ketika kemampuan siswa dalam membaca dan memahami Alquran bisa dilanjutkan di rumah. “Jika bisa dijaga dan ditingkatkan di rumah itu menjadi hal yang lebih membanggakan,” kata dia.  

Menurutnya, Alquran menjadi pondasi yang sangat penting untuk mempelajari ilmu-ilmu lainnya. Semakin sering anak membaca Alquran maka semakin cerdas pikirannya. “Jangan berpikir  semakin sibuk mempelajari Alquran, anak semakin terbebani otaknya. Justru Alquran membuat daya pikir anak semakin kuat, karena Alquran adalah kalam Allah,” tegasnya. (imm/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : Imam Wahyudi

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI


GRATIS !!!

Untuk Berlangganan Berita Malang Post Online,
Ketik Nama dan Email di Form Berikut Ini.



VIDEO

-->