SMP Sang Timur Juara Science Competition Di Fraco 2019

  • 22-02-2019 / 18:32 WIB
SMP Sang Timur Juara Science Competition Di Fraco 2019 Tim SMPK Frateran Celaket 21 salah satu tim finalis mempresentasikan karya penelitian mereka di babak final Fraco 2019. (Imam Wahyudi/MP Online)

MALANG - Tim SMPK Sang Timur sukses menjadi juara 1 dalam Frateran Competition 2019. Dilanjutkan SMPN 3 Malang sebagai juara 2 dan SMPK Frateran Celaket 21 sebagai juara 3. Di ajang lomba yang digelar oleh SMAK Frateran Malang ini, siswa-siswi Sang Timur mampu tampil sebagai tim terbaik dari lima tim finalis di babak final. Terutama saat mereka mempresentasikan karya ilmiah hasil penelitian yang mereka lakukan. 

Sebelumnya, ada lima tim yang adu hebat dalam babak final Science Competition di Fraco 2019, Jumat (22/2) siang. Satu persatu tim finalis menyampaikan paparannya terhadap karya ilmiah yang mereka buat. Di depan tiga juri mereka mempresentasikan dengan detail setiap sub bab dari nahkah yang telah ditulis. Dua tema yang ditetapkan panitia, yakni Deversifikasi pangan dan letak geografis Indonesia di lingkaran cincin api. 

Kordinator Science Competition di Fraco 2019, Yosephin Lilin,  S. Pd mengatakan, dua tema tersebut dinilai mewakili mata pelajaran bidang IPA dan IPS. Sehingga siswa dapat memilih tema materi yang akan ditulis dan dipresentasikan sesuai dengan minat dan kesukaan mereka. “Jadi tidak ada yang keberatan, siswa tinggal memilih,” ucapnya kepada Malangpostonline.com.

Science Competition diikuti oleh 17 tim dari SMP wilayah Kota Malang. Kompetisi diawali dengan penyerahan nahkah karya ilmiah berupa abstrak. Selanjutnya para peserta mengikuti babak uji tulis, dengan lima materi dari mata pelajaran. Yakni Matematika,  Fisika, kimia,  Biologi dan Geografi. “Di babak ini mereka harus menyelasaikan 25 soal dalam waktu 90 menit dengan semua kriterianya soal HOTS (Higher Order Thinking Skills),” terangnya.

Usai uji tulis, para peserta mengikuti babak game praktikum. Di babak ini para peserta mengerjakan soal observasi di beberapa pos soal. Selain harus konsentrasi menjawab soal dengan sistem analisis, mereka juga harus memanaj waktu dengan baik. Sebab ada beberapa pos yang harus mereka datangi untuk menyelesaikan soal. Waktu untuk babak ini hanya 75 menit. “Ada semacam permainan di babak ini. para peserta bisa mengerjakan soal-soal dengan fun. Sehingga pelajaran sains tidak terkesan menyeramkan,” jelas Lilin.  

Nilai-nilai dari tiga tahap uji soal tersebut, mulai dari naskah penelitian, uji tulis dan game praktikum, diakumulasi untuk menentukan lima tim dengan nilai terbesar. Setelah dilakukan penilaian akhirnya juri menentukan lima tim yang berhak masuk ke babak final. “Finalnya dengan mempresentasikan hasil penelitian mereka yang telah ditulis menjadi karya ilmiah,” pungkasnya. (imm)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : Imam Wahyudi

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI


GRATIS !!!

Untuk Berlangganan Berita Malang Post Online,
Ketik Nama dan Email di Form Berikut Ini.



VIDEO

-->