Tingkatkan Kualitas Penelitian, Kemenristek Dikti Gandeng ITN Malang

  • 25-02-2019 / 19:08 WIB
  • Kategori:Kampus
Tingkatkan Kualitas Penelitian, Kemenristek Dikti Gandeng ITN Malang VERIFIKATOR: ITN Malang dan DIkti menggelar pelatihan verifikator demi meningkatkan kualitas penelitian.

MALANG - Untuk meningkatkan kualitas para verifikator, Kemenristek Dikti bekerja sama dengan ITN Malang untuk memberikan pelatihan Science and Technology Index (Sinta) di Hotel 101 OJ, Senin (25/2). Sejumlah 75 verifikator hadir dari seluruh wilayah Jawa Timur untuk mengikuti pelatihan tersebut.

"Jadi verifikator adalah kepanjangan tangan terkait isi Sinta yang akan disampaikan oleh Kemenristek Dikti, hak dan wewenangnya harus dipahami secara rinci karena tanggung jawabnya besar," jelas Perwakilan Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristek Dikti Juldin Bahriansyah, ST.,M.Si.

Sinta akan dirancang sedemikian rupa agar bisa menjadi rujukan data baik itu secara nasional maupun internasional. Selain itu, Sinta rancangan Kemenristek Dikti tersebut juga akan menjadi filter bagi penelitian para akademisi.

"Ke depannya Sinta akan jadi semacam pusat data pencatatan dan akan menjadi barometer bagi para peneliti akademisi. Sinta juga akan menjadi filter penerbitan jurnal dan artikel, jadi data yang diperiksa oleh para verifikator harus benar dan akurat," imbuh Juldin.

Sementara menurut Rektor Intitut Teknologi Nasional (ITN) Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT., adanya kerja sama dengan Kemenristek Dikti akan semakin meningkatkan kualitas akademisi tidak hanya di kampusnya, namun juga berbagai pihak yang turut serta dalam pelatihan Sinta.

"Karena selalu dipercaya oleh Kemenristek Dikti untuk menyelenggarakan pelatihan setiap tahunnya, ITN Malang dapat semakin berperan dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian yang dihasilkan oleh para akademisi," terang Lalu Mulyadi.

Kerja sama antara Kemenristek Dikti dan ITN Malang dilakukan sebagai misi untuk meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi melalui raihan hak kekayaan intelektual oleh para akademisi. Perguruan Tinggi terus di dorong untuk meningkatkan aspek tersebut, karena pencapaian akademis menjadi salah satu tolak ukur kualitasnya. (mg3/oci)

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis : asa
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU