Main Kurang Sangar, Kualitas Pemain Asing Arema FC Dipertanyakan

  • 09-03-2019 / 22:16 WIB
Main Kurang Sangar, Kualitas Pemain Asing Arema FC Dipertanyakan

KEPANJEN - Perbedaan kualitas permainan tampak sekali dalam laga Arema FC menjamu Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan, malam ini. Untuk itu, secara hasil, tim Laskar Joko Tingkir layak memenangkan pertandingan lanjutan Piala Presiden 2019 Grup E tersebut.

Menang tipis 1-0, cukup bagi Persela untuk membungkam Singo Edan yang sebelumnya menjanjikan permainan menghibur. 

Bukannya menghibur, ribuan Aremania dibikin kecewa dengan permainan Singo Edan. "Mainnya kurang sangar," nada kritik Aremania ini dinyanyikan sejak menit 38. Sebelum striker asing Persela, Washinton Brandao menjebol gawang Arema menit 41.

Nyanyian "Maine kurang sangar," terus menggema hingga akhir laga. Bahkan pada menit 53, dari tribun timur terdengar nyanyian lebih ekstrem. "Maine koyok ta*k". Beberapa kali dinyanyikan Aremania yang kecewa.

Bukan hanya soal kekalahan, namun dari sisi permainan yang jauh dari harapan. Faktor mencolok dari buruknya permainan Arema adalah performa pemain. Terlebih performa pemain asing yang harusnya menjadi pemain kunci.

"Perlu otokritik buat Robert Lima Gladiator. Kualitasnya biasa saja. Bandingkan dengan Washinton, striker Persela itu jauh," ungkap Mochammad Faruq, Aremania yang ikut kecewa dengan hasil buruk Singo Edan.

"Dibandingkan Dedik atau Nur Hardianto saja, Gladiato kalah kualitasnya. Perlu dikritik manajemen Arema ini, cari pemain bagus atau murah," lanjut pria yang akrab disapa Faruq ini pada malangpostonline.com.

Pada laga ini, Gladiator memang mati kutu. Nyaris tak ada satu pun peluang bagus dimilikinya. Untuk itu, menit 73, sekelas striker asing Gladiator ditarik keluar dan digantikan Nur Hardianto. Bersamaan Dendi Santoso juga digantikan Sunarto.

Serangan Arema pun lebih menggigit di 15 menit terakhir. Sedangkan Dedik harus absen karena gabung pemusatan latihan Timnas Indonesia. Pelatih Milomir Seslija mengakui tanpa Dedik, mempengaruhi permainan Arema. Sedangkan Gladiator yang banyak kehilangan bola menurut Milo masih belum fit, pasca cedera. 

Namun yang dipertanyakan, sebenarnya tidak hanya Gladiator di lini depan, gelandang asing Arema, Pavel Smolyachenko juga dipertanyakan kualitasnya.

"Pavel juga kalah terus dalam berduel. Coba lihat pemain asingnya Persela, bagus-bagus. Empat pemain asing bagus semua. Padahal Persela gak pernah beli pemain mahal. Bedanya mungkin manajemennya Persela bagus, kalau Arema cari untung," kritik tajam Faruq. (Bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : buari
  • Fotografer : M. Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI


GRATIS !!!

Untuk Berlangganan Berita Malang Post Online,
Ketik Nama dan Email di Form Berikut Ini.



VIDEO

-->