Nahan Perih Dipatuk Burung

  • 10-03-2019 / 22:35 WIB
  • Kategori:Malang
Nahan Perih Dipatuk Burung Silvia Ajeng Pradiansah

MALANG-Saat ini, banyak perempuan yang hobi mendaki gunung dan juga ke pantai demi mendekatkan diri kepada alam. Selain untuk menyegarkan pikiran, bisa belajar banyak hal untuk melindungi dan melestarikan lingkungan. 

Seperti yang dilakukan oleh Silvia Ajeng Pradiansah. Host vlogger Amazing Malang ini sudah aktif menjajaki daerah wisata di Malang sejak SMA. "Tahun 2017, saya casting sitkom Malang Melintang. Setelah casting, langsung ditawari jadi host vlog tersebut," terang dia kepada Malang Post. 

Saat itu, Silvia yang memang hobi travelling pun tertarik untuk join. Akhirnya, ia pun melai mengelilingi Malang Raya dan explore wisata yang ada. "Jadi lebih banyak tahu, mana tempat yang belum pernah dikunjungi oleh masyarakat. Dari yang awalnya sepi banget, sekarang jadi ramai," ujar dia sambil terkekeh. 

Silvia menguraikan, salah satu tempat wisata yang membuatnya terkesan adalah Sumber Jeruk, yang letaknya tak jauh dari kawasan Sumber Maron. Akses jalannya mudah, namun justru tak pernah dikunjungi oleh warga sekitar.

"Carinya gampang banget. Pemandangannya juga indah. Akhirnya saya dan tim (amazing malang) ke sana. Eh setelah diupload langsung ramai," kata perempuan berusia 18 tahun itu. 

Lebih lanjut, Silvia menguraikan, pengalaman menarik lainnya ketika menjajaki wisata di Eco Green Park. Saat itu, ketika sedang asyik shooting, ia justru dipatuk oleh salah satu burung yang ada di sana.

"Ketika mau kasih makan, saya digigit, berdarah. Tapi kan (shooting) harus tetap berlanjut. Nahan nyeri sedikit. Setelah itu baru deh diobati," kata mahasiswi D4 Destinasi Pariwisata Universitas Merdeka Malang ini. 

Selain banyak pengalaman seru, ternyata Silvia juga banyak belajar dari kegiatannya itu. "Saya jadi sadar, banyak banget anugerah alam yang Allah beri buat kita. Jadi buat kita sadar lingkungan. Kalau rusak kan sayang banget," kata Silvia. 

Perempuan berjilbab ini menambahkan, melalui alam, juga membuatnya lebih banyak bersyukur. Sebab, melalui alam, kita juga bisa menghirup udara segar untuk bernafas.

"Udara segar berasal dari pohon. Jadi kalau ada bencana alam, kita harus introspeksi diri. Itu peringatan buat kita supaya lebih peduli lagi sama alam yang selama ini ada di sekitar kita," tegas perempuan yang juga Juara Favorit Duta Gemarikan 2018 ini. 

Sehingga, untuk menjaga lingkungan supaya tidak rusak, Silvia mengajak masyarakat untuk memelihara lingkungan dimulai dari diri sendiri. "Mulai dari hal kecil. Ketika ngopi di kedai, gelas kopi diganti dengan tumblr atau botol yang kita bawa dari rumah. Sekaligus, menggunakan sedotan stainless yang saat ini juga sudah mulai dilakukan oleh anak muda," papar Silvia. 

Dengan begitu, bisa mengurangi sampah plastik yang bisa merusak lingkungan. "Sampah plastik itu susah diurai. Sekarang sudah banyak kampanye untuk kurangi sampah plastik. Seringnya, ibu-ibu belanja menggunakan kantong kertas ketika berbelanja," tandas dia. 

Meski sudah mengeksplorasi wisata yang ada di Malang Raya, tak membuat Silvia berpuas diri. Ia ingin keliling Indonesia untuk mengenal pariwisata sekaligus adat budaya yang ada. "Ke depan, pengin banget ke Flores. Penasaran dengan situasi alam dan adat budaya di sana. Mudah-mudahan bisa kesampaian," tandas perempuan yang juga hobi make up itu.(tea/ary) 

Editor : Ary
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : -

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU