Pemerintah Harus Perhatikan Guru PAUD

  • 13-03-2019 / 13:50 WIB
Pemerintah Harus Perhatikan Guru  PAUD

MALANG - Rabu (13/3) setidaknya 6000 guru Paud memenuhi Gedung Graha Cakrawala (UM), bahkan sejak dini hari. Mereka datang dari berbagai Kota/Kabupaten di Jawa Timur yang menjadi bagian dari Himpunan Pendidik dan Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi).

Mereka berkumpul untuk menyampaikan suara, di mana keberadaan mereka sebagai tenaga pendidik yang berkontribusi pada generasi usia emas saat ini. Namun, pada rancangan undang-undang guru dan dosen yang baru, mereka justru belum disetarakan.

Eksistensi guru Paud di Jawa Timur sendiri saat ini sudah mendapat perhatian, khususnya dari beberapa pemerintah daerah Kabupaten/Kota. Pemerintah Kota Malang tengah merancang kebijakan terkait dengan kesejahteraan guru Paud.

Wali Kota Malang Sutiaji menuturkan, ke depannya guru Paud di Malang akan mendapatkan gaji setidaknya setara dengan UMR, karena kontribusi mereka tidak bisa terus dikesampingkan. Perjuangan mereka untuk mendidik anak usia dini sudah maksimal, untuk itu apresiasi yang mereka terima tidak boleh lagi minimal.

“Insyaallah akan kita setarakan UMR, kami bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk guru,” ungkap Sutiaji kepada media setelah memberi sambutan pada seminar “Guru Paud Juga Guru” pagi ini.

Karena mereka belum disetarakan dengan guru dan dosen, dampaknya mereka tidak berkesempatan untuk mendapat tunjangan dan juga sertifikasi. Padahal guru Paud sendiri dituntut untuk memenuhi kualifikasi yang sama dengan guru lainnya.

Saat ini guru Paud minimal harus berlatar belakang pendidikan S1 serta melakukan laporan pendidikan yang sama seperti guru lainnya. Mereka juga dituntut untuk melaksanakan pendidikan dengan kualitas dan standar yang telah ditentukan.

“Guru Paud sekarang sudah harus S1, kualifikasinya pun sama dengan guru lain. Pemerintah harus memperhatikan hak dari Guru Paud,” tandas Kepala Himpaudi Imam Mahmud, S.Sos, M.Pd

Selama ini guru Paud dituntut untuk memenuhi kriteria-kriteria pendidikan tanpa adanya fasilitas dari pemerintah. Meskipun begitu. semangat mereka tidak pernah surut, bahkan tidak sedikit dari mereka menempuh pendidikan hingga jenjang S2. (mg3/oci)

  • Editor : oci
  • Uploader : irawan
  • Penulis : Inasa
  • Fotografer : -

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Alfarizi is Back; Sangat Fit Tanpa Cedera

FISIP UMM Semakin Mantap Go International

Keseimbangan Hidup

Banyak Foto Keren, Pemenang Diumumkan Besok


GRATIS !!!

Untuk Berlangganan Berita Malang Post Online,
Ketik Nama dan Email di Form Berikut Ini.



VIDEO

-->