Nongkrong Hemat di Kwo-Kwo Swiss-Belinn Malang

  • 17-03-2019 / 19:02 WIB
  • Kategori:Kuliner
Nongkrong Hemat di Kwo-Kwo Swiss-Belinn Malang Kwo Kwo Traditional Street Food Parade harga terjangkau menyapa para tamu Swiss Belinn Hotel Malang Setiap Kamis, Jumat dan Sabtu.

MALANG - Bagi warga Malang Raya yang mencari tempat nongkrong yang cozy, berkelas, namun hemat di kantong, Swiss-Belinn Hotel Malang menyediakan tempat nongkrong yang cocok untuk segala kalangan. Bertajuk Kwo Kwo Traditional Street Food Parade yang diadakan setiap Kamis, Jumat dan Sabtu mulai pukul 19.00 WIB - 123.00 WIB di area lobby terrace.

Kwo-kwo terbuka untuk tamu umum, tidak hanya untuk tamu yang menginap saja. Menu yang dihadirkan yakni aneka stall/gubuk dengan harga sangatvterjangkau yaitu mulai Rp 25 ribu.

"Aneka menu tradisional tersaji di Kwo-Kwo, mulai bakso Malang, cwie mie, tahu campur, nasi goreng, mie ayam, angsle, ronde, martabak, pisang goreng dan lain-lain," terang Public Relation Swiss Belinn Hotel, Erwinda Moonica.

Menariknya, di hidangan khusus weekend ini para tamu yang bertandang ke Swiss Belinn Hotel Malang juga akan dihibur dengan alunan live musik acoustic band. Lagu yang disuguhkan pun bervariasi dan beragam sehingga pengunjung akan diajak bernostalgia dengan masa lalu.

"Kami ingin menyuguhkan sesuatu yang berbeda dari yang lain, pun demikian dengan musik untuk menemani malam para tamu, pada Kamis lagu yang dinyanyikan hits tahun 90an oleh Flow Band," urai Winda, sapaan perempuan cantik ini.

Sementara pada Jumat para tamu dibuat melow dengan lagu pop romantic yang dibawakan oleh Click Entertainment. Sabtu malam tiba saatnya penampilan Four Band yang menyajikan lagu bergenre Slow Rock.

"Kami sengaja menyajikan lagu berbeda supaya para tamu bisa memiliki kesan yang indah di Swiss Belinn Hotel Malang," pungkas alumni SMKN 3 Malang ini.

Selain itu makanan tradisional ala Swiss Belinn dengan harga terjangkau ini harapannya supaya masyarakat Malang bisa menikmati malam di hotel ini. Pun demikian dengan lara tamu dari berbagai daerah juga bisa mencicipinya yang mungkin di tempat asalnya tidak ada. (lin)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : lin
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI