Sejam Wartawan MP Belajar "Bisnis Kopi"

  • 19-03-2019 / 09:32 WIB
  • Kategori:Malang
Sejam Wartawan MP Belajar "Bisnis Kopi"

MALANG- Mengapa dalam satu tahun terakhir bisnis kopi sangat pesat berkembang di Kota Malang? Hal ini lah dibahas dalam diskusi mingguan wartawan Malang Post malam ini yang dibawakan wartawan Malang Post desk Komunikasi Bisnis (Kombis) Linda Epariyani. 

Wartawan berkacamata bulat ini menjelaskan ada tiga faktor yang membuat bisnis kopi khususnya yang saat ini sedang "booming" yakni take away melejit pasarannya saat ini.

"Selama saya meliput tentang bisnis ini ada 3 faktor yang menentukan. Pertama segmentasi, kedua target dan terakhir adalah posisi", jelas Linda.

Alumnus Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya Malang ini menjelaskan segmentasi menentukan pasaran bisnis tersebut. Salah satu bisnis kopi yang sempat diliput Linda segmentasi yang dimaksud adalah bagaimana pebisnis kopi sudah menentukan segmen bisnisnya untuk siapa. Contohnya yang dapat berkembang pesat adalah merujuk pada segmen pasar mahasiswa.

Sementara itu target dan posisi menentukan kesuksesan lainnya. Jika pebisnis juga menentukan target harga, target promosi hingga produk yang hendak dibawa. Sementara posisi bisnis pun sama vitalnya karena jika target telah ditentukan untuk mahasiswa misalnya maka posisi harus ditempatkan di kawasan kampus kampus besar.

"Ya kita tahu sendiri. Malang punya ribuan mahasiswa dan pelajar kan jadi sudah pasti sangat berkembang," pungkasnya.

Penjelasan Linda ini mensapatkan respon dari kawan kawan wartawan lainnya. Salah satunya Fino Yudhistira yang menanyakan  soal pola sosial masyarakat saat ini dengan bisnis kopi.

Menurut wartawan desk kriminal ini banyak hal lain juga yang dapat menentukan. Ia mengatakan masih banyak warga pecinta kopi yang konvensional.

"Jadi seperti saya yang sudah tua ini. Kalau saya datang ke kedai kopi saya ingin duduk santai ngopi ngbrol. Kalau yang konsep take away mana bisa kan," tegasnya.

Hal ini ditanggapi Linda jika, hal ini kembali lagi pada segmen. Dimana anak muda saat ini khususnya mahasiswa lebih suka hal praktis. Hal ini dibuktikan dengan selalu ramainya kedai-kedai take away saat ini.

Pertanyaa lain pun juga dilontarkan oleh wartawan desk pendidikan Imam dan juga wartawan desk Batu Kerisdianto. Yang masing-masing menanyakan hal-hal bagaimana brand kopi lalu berapa omset yang bisa diserap pebisnis kopi take away tersebut. (ica)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ica
  • Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Toyota GR Supra Resmi dilaunching

Biar Kuat Begadang, Sopir Truk Nyabu

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Acak Nomor Peserta, Cegah Praktik Joki Sistemik

MPLS SMPK Sanmar 2 Ditutup Dengan Inaugurasi

Pisah dari Song Joong-ki, Hye-kyo Tinggal di Vila Mewah

Sukses dengan Thor: Ragnarok, Waititi Kembali Garap Thor 4

Marcus/Kevin Kalahkan Ganda Putra Terbaik India