Ingin Rekrut Jukir Resmi dengan Gaji Bulanan, Begini Cara Pemkot Malang

  • 22-03-2019 / 17:59 WIB
  • Kategori:Malang
Ingin Rekrut Jukir Resmi dengan Gaji Bulanan, Begini Cara Pemkot Malang

MALANG- Potensi PAD (Pendapatan Asli Daerah) di sektor pajak terus disoroti karena dianggap dapat melebihi yang masuk saat ini. Hal ini juga menjadi konsen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola parkir. Itulah kenapa tahun ini PD (Perusahaan Daerah) Rumah Potong Hewan (RPH) akan ditambahkan bidang aneka usaha.

Hal ini dikatakan Wali Kota Malang Drs H Sutiaji belum lama ini kepada Malangpostonline.com. Ia mengatakan saat ini Pemkot Malang tengah melakukan pengajuan Ranperda RPH dan Aneka Usaha ke DPRD Kota Malang.

“Didalam unit aneka usaha ini, bidang kelola parkir akan dimasukkan kesitu” tegas orang nomor satu Kota Malang ini.

Mengapa tata kelola parkir di masukkan dalam unit aneka usaha PD RPH? Sutiaji menjelaskan karena jika dibikinkan badan pengelola parkir sendiri, akan memakan waktu lama. Sedangkan parkir menjadi konsen penyelesaian Pemkot Malang yang vital untuk diselesaikan.

Ketika Ranperda ini disahkan menjadi Perda dan PD RPH Kota Malang berubah menjadi RPH dan Aneka Usaha maka kelola parkir dapat diatur disana. Termasuk melakukan rekruitmen juru parkir resmi. 

“Kita masih belum punya tukang parkir jadi kalau sudah masuk ke RPH dan Aneka Usaha itu, kita bisa menerima tukang parkir. Pengelolaan retribusi juga akan tertata dikelola dengan baik dengan pengawasan yang baik,” jelasnya.

Walikota kelahiran Lamongan ini menjelaskan potensi PAD Kota Malang dari retribusi parkir menurut beberapa survey mencapai Rp 100 M. Akan tetapi pemerintah hanya mendapat sekitar Rp 7 miliar sampai Rp 10 miliar saja tiap tahunnya.

Ini juga menjadi alasan tata kelola parkir harus segera diatur sedemikian rupa dengan pengelolaan yang terawasi. Dengan kelola baru jukir pun dapat direkrut resmi dan juga digaji tetap per bulan. Sehingga tidak ada lagi jukir-jukir liar seperti yang dikeluhkan selama ini. 

“Kami usahakan, Rapenda sudah godok kemudian pada April nanti bisa diajukan ke DPRD,” tandas pria berkacamata ini. 

Sutiaji menambahkan saat ini pun pemkot sedang mencoba membangun aplikasi untuk E-parking. Yang dapat diakses melalui aplikasi dimana segala pelayanan dapat diakses secara digital. (ica/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ica
  • Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Buktikan Pavel!, Bawa Arema FC Naik Level

JUmat Muda

Polisi Tangkap Nunung Terkait Narkoba

Sebelum Meninggal, Penjaga Rumah di Perum Araya Muntah Darah

7 Varian Pizza dan Pasta Amerika-Eropa

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Hastag Mandiri Eror Ramai di Twitter

Pendaftaran Jalur Mandiri Polinema Masih Dibuka

Pisah dari Song Joong-ki, Hye-kyo Tinggal di Vila Mewah

Jadwal Semifinal Indonesia Open 2019

Harga Tiket Perempat Final Indonesia Open 2019