Pesan Istri Guaido kepada Maduro: Sudah Cukup!

  • 24-03-2019 / 20:03 WIB
  • Kategori:Internasional
Pesan Istri Guaido kepada Maduro: Sudah Cukup!

MP Online - Istri pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mengirimkan pesan singkat untuk Presiden Nicolas Maduro pada hari Sabtu (23/3). Dia mengatakan, sudah cukup setelah penangkapan kepala staf suaminya minggu ini.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters di Peru, Fabiana Rosales bertemu dengan imigran Venezuela sebelum melakukan perjalanan ke Amerika Serikat (AS). Rosales mengatakan, penangkapan Roberto Marrero atas tuduhan terorisme pada hari Kamis adalah upaya konyol oleh Maduro untuk mematahkan semangat oposisi.

“Kami tahu apa yang kami lawan. Kami tahu monster seperti apa kediktatoran ini," kata Rosales, seorang jurnalis berusia 26 tahun, juga aktivis oposisi yang dianggap sebagai ibu negara Venezuela oleh para pendukungnya.

Venezuela terjerumus ke dalam krisis politik saat Juan Guaido mendeklarasikan dirinya jadi presiden sementara. Alasannya pemilihan kembali Maduro pada 2018 tidak sah. Dia telah diakui oleh sebagian besar negara-negara Amerika Latin dan barat sebagai pemimpin sah Venezuela.

Tetapi Maduro tetap memegang kendali atas fungsi-fungsi negara dan kesetiaan para petinggi militer. Maduro mengatakan, Guaido adalah boneka AS dan berusaha memimpin kudeta terhadapnya untuk merebut kendali cadangan minyak negara OPEC, yang terbesar di dunia.

Rosales mengatakan, mata-mata dan kelompok bersenjata propemerintah telah lama mengikuti dia dan suaminya. Memantau gerakan mereka dan menguntit anggota keluarga dan teman-teman mereka.

"Saya dan anggota keluarga saya telah menerima ancaman akan dijebloskan ke penjara atau dibunuh," katanya dilansir dari Reuters, Minggu (24/3).

"Tapi ada sesuatu yang mereka anggap remeh, dan bahwa cita-cita kita dalam perjuangan ini tidak akan hancur," katanya. "Jika mereka berpikir mereka dapat menghancurkan moral kita dengan menangkap Roberto Marrero, atau bahwa mereka dapat menghancurkannya, mereka sangat keliru."

Kementerian Luar Negeri Venezuela belum berkomentar. Pihak berwenang Venezuela menuduh Marrero merencanakan serangan terhadap tokoh-tokoh politik, dan mengatakan, senjata telah disita dari rumahnya.

Sementara itu, Rosales menolak mengomentari siapa yang dia rencanakan untuk temui di AS, tetapi mengatakan dia telah mengkonfirmasi kunjungan ke Kota New York dan Miami.

"Kami akan melihat apa yang terjadi dalam beberapa hari mendatang. Tapi saya yakin kebebasan untuk Venezuela semakin dekat dan kian dekat." (JPC/MPOL/bua

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : JPC
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Buktikan Pavel!, Bawa Arema FC Naik Level

JUmat Muda

Polisi Tangkap Nunung Terkait Narkoba

Sebelum Meninggal, Penjaga Rumah di Perum Araya Muntah Darah

7 Varian Pizza dan Pasta Amerika-Eropa

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Hastag Mandiri Eror Ramai di Twitter

Pendaftaran Jalur Mandiri Polinema Masih Dibuka

Pisah dari Song Joong-ki, Hye-kyo Tinggal di Vila Mewah

Jadwal Semifinal Indonesia Open 2019

Harga Tiket Perempat Final Indonesia Open 2019