Ditabrak Panther dan Avanza, Pengendara GL Max Tewas

  • 25-03-2019 / 15:49 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Ditabrak Panther dan Avanza,  Pengendara GL Max Tewas Petugas ketika mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. Serta lokasi terjadinya kecelakaan beruntun. (Agung Priyo/MP Online)

MALANG - Seorang pengendara motor tewas, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Dusun Semanding, Desa Curungrejo, Kepanjen, Senin (25/3). Korban adalah pengendara motor Honda GL Max nopol N-2172-DL, yakni Agus Supriadi, 28, warga Jalan Diponegoro, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Ia mengalami luka benturan cukup serius di kepala. Usai dievakuasi, jenazah lantas dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk dimintakan visum.

"Kasus kecelakaan tersebut sudah kami tangani. Barang bukti kendaraan yang terlibat juga sudah kami amankan," ujar Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.

 

 

Peristiwa kecelakaan terjadi di KM 07 - 08 Kendalpayak - Kepanjen. Tabrakan tersebut melibatkan tiga kendaraan. Selain motor Honda GL Max yang dikendarai korban, juga melibatkan dua unit mobil.

Masing-masing adalah mobil Isuzu Panther N-1045-DP, yang dikemudikan Yanto, 37, warga Desa Ngijo, Karangploso. Dan, mobil Toyota Avanza N-1975-DC yang dikemudikan Ike Vivin Febriana, 34, warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ardirejo, Kepanjen.

Kecelakaan bermula dari sepeda motor Honda GL Max yang dikendarai Agus Supriadi, melaju dari arah selatan ke utara. Motor melaju dengan kecepatan sedang. Ketika melintas di lokasi kejadian, korban hendak mendahului motor lain yang ada di depannya.

Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju mobil Isuzu Panther. Karena jarak cukup dekat dan tidak bisa menghindari, akhirnya terjadi tabrak depan. Saking kerasnya benturan membuat korban dan motornya oleng dan jatuh ke kanan.

Saat jatuh ke kanan itulah, motor dan tubuh korban kembali bertabrakan dengan mobil Avanza. Korban pun yang mengalami luka di kepala, langsung tak sadarkan diri. Lantaran luka di kepalanya cukup serius, korban langsung meninggal dunia.

Warga sekitar, yang mengetahui kecelakaan maut lantas menghubungi Unit Laka Lantas Polres Malang. Selanjutnya petugas mengevakuasi tubuh korban dan melakukan olah TKP. Termasuk mencari keterangan saksi-saksi di sekitar TKP.

"Luka di kepalanya cukup serius, yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban yang diketahui seorang Satpam ini kemungkinan terburu-buru untuk berangkat kerja," jelas salah satu anggota Pos Lantas Kepanjen, yang melakukan olah TKP. (agp)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI