Truk Koral Terguling setelah Tersesat karena Ikuti Google Map

  • 25-03-2019 / 21:34 WIB
  • Kategori:Nasional
Truk Koral Terguling setelah Tersesat karena Ikuti Google Map BERTEDUH: Sopir dan awak truk berteduh sembari menunggu pertolongan. Truk terbalik di jalur menanjak, Senin (25/3). (ISTIMEWA)

Apa yang terjadi kalau peta penunjuk arah digital menunjukkan arah yang salah? Sopir di Kintamani, Bangli, menjadi korban atas gangguan sistem navigasi peta digital (google map) itu. Karena terus salah jalan, sopir truk mencoba berbalik arah. Saat berbalik, truk terguling.

Truk bermuatan koral yang dikemudikan Ibnu Fajar, 55, terguling di jalur menanjak Jalan Raya Penelokan - Bumbung Kelambu, Kintamani, Bangli, Senin (25/3) sekitar pukul 11.30. Penyebabnya sepele. Truk yang melintas dari arah Karangasem, itu rencananya bakal ke proyek pengaspalan jalan di Pura Jati, Kintamani.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, truk dialihakan menuju jalur Bumbung karena ada upacara di Pura Ulun Danu Batur. "Karena tidak tahu jalan, sopir menggunakan google map diarahkan jalan Bumbung Kelambu," ujar Sulhadi.

Karena salah jalur, lanjut Sulhadi, sopir akhirnya balik arah. Ketika berbalik hingga sampai di TKP, kendaraannya tidak kuat naik sehingga kendaraan mundur dan terguling menghabiskan setengah badan jalan.

"Jalannya memang menanjak. Saat terguling memang jalan raya masih bisa dilalui setengah badan jalan," ucap Sulhadi.

Akibatnya, koral dalam truk tumpah ke jalan. Sopir dan awaknya selamat. Kondisi di lapangan juga turun hujan. Sembari menunggu pertolongan, mereka sementara berteduh hingga anggota Polsek Kintamani mendatangi TKP. "Korban jiwa nihil. Rugi diperkirakan Rp 2 juta," tutup Sulhadi singkat.

(bx/aka/yes/JPR)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : JPC
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI