Ampun Kena Matematika

  • 03-04-2019 / 03:23 WIB
  • Kategori:Sekolah
Ampun Kena Matematika SERIUS: Siswa SMAN 4 Kota Malang mengerjakan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kemarin (2/4).

MALANG-Siswa SMA/MA dibuat ampun-ampun pada hari kedua Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Selasa (2/4) kemarin. Soal ujian matematika yang menjadi momok para siswa. Rata-rata siswa hanya mampu mengerjakan separo soal ujian. Mereka bahkan siap mendapat nilai di bawah 50! (Baca grafis, Red)

 “Hanya bisa kerjain setengahnya aja, tapi sebenarnya kisi-kisi sebelumnya keluar semua,” beber salah satu siswa peserta UNBK SMAN 8 Shina Aura, usai sesi kedua UNBK hari kedua.

Meskipun materi ujian telah dikeluarkan pada kisi-kisi yang disampaikan sebelumnya, namun siswa tersebut tetap kesulitan.

Masih menurut pengakuannya, soal matematika hari ini cenderung timpang, di mana terdapat soal yang mudah tapi soal yang lain justru terlampau sulit.

“Soalnya ada yang gampang banget, tapi banyak yang susah sampai nggak bisa kerjakan,” imbuhnya.

Hal serupa juga diungkapkan dengan siswa lainnya pada sekolah berbeda, yang mengamini bahwa soal matematika pada UNBK kali ini sangat sulit, namun justru tidak sesuai dengan kisi-kisi sebelumnya diberikan.

“Yang bikin sulit tadi itu, nggak sesuai yang kita pelajari dari kisi-kisi,” ungkap siswa peserta UNBK SMAN 1 Melvin pada tim Malang Post.

Masih menurut Melvin, kisi-kisi untuk UNBK yang dikeluarkan oleh Kemendikbud telah dipelajari dengan seksama olehnya, namun justru tidak keluar pada soal yang diujikan. Waktu terlama dihabiskan untuk menghitung pada soal yang sulit.

Bahkan dirinya mengaku sudah siap jika nanti nilainya kurang baik, lantaran ia juga hanya bisa mengerjakan separo soal saja.

“Jadi nanti aku sudah siap kalau nilainya keluar di angka lima puluhan,” imbuh Melvin.

Jumlah paket soal matematika UNBK kali ini terdiri dari 40 soal yang juga terdiri dari soal esai. Namun jumlah soal esai bergantung pada sistem acak dari tiap-tiap akun siswa.

Menanggapi keluhan siswa terkait dengan sulitnya soal ujian matematika pada hari kedua UNBK, Kepala Cabang Dinas Kota Malang dan Kota Batu Dra. Ema Sumiarti, M.Si menyampaikan bahwa soal dibuat langsung oleh Pusat Pendidikan Kemdikbud Jakarta.

“Kalau masalah soal itu yang buat Puspendik Kemendikbud Jakarta, sudah sesuai dengan kisi-kisi” terangnya ketika dihubungi tim Malang Post.

Pelaksanaan UNBK dilaksanakan selama 4 hari, namun kali ini tidak dijadwalkan secara berurutan lantaran terbentur tanggal merah yaitu pada tanggal 1-2 April, 4 April, dan terakhir pada 8 April.

Hari pertama yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, hari kedua adalah Matematika, hari ketiga adalah Bahasa Inggris, dan hari keempat adalah mata pelajaran sesuai dengan jurusan.

Setidaknya terdapat 7.605 peserta yang mengikuti UNBK di Kota Malang dan Batu. UNBK kini memang bukan menjadi penentu kelulusan utama bagi para siswa, namun raihan nilai siswa nantinya justru masih menjadi tolak ukur prestasi dari sekolah.

Sebelumnya, ketika Mendikbud Muhadjir meninjau pelaksanaan UNBK tingkat SMK pekan lalu menyampaikan bahwa UNBK kini sudah tidak jadi keresahan nasional. Lantaran sudah tidak menjadi faktor penentu kelulusan.

Menurut Muhadjir, dengan tidak lagi menjadikan UNBK sebagai faktor kelulusan utama, siswa jadi bisa lebih menunjukkan kemampuan mereka tanpa adanya paksaan.

Hingga saat ini, cukup banyak keluhan siswa dari seluruh wilayah di Indonesia terkait dengan sulitnya UNBK matematika hari ini yang disampaikan pada sejumlah akun media sosial resmi milik Kemdikbud.(mg3/ary)

Editor : Ary
Uploader : angga
Penulis : -
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU