Bacakades Mulai Mengurus SKCK Untuk Syarat Mendaftar

  • 04-04-2019 / 16:23 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Bacakades Mulai Mengurus SKCK Untuk Syarat Mendaftar Beberapa bakal calon kepala desa yang mengurus SKCK di Mapolres Malang. (Agung Priyo/MP Online)

MALANG - Bakal calon kepala desa (Bakacades) mulai mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Polres Malang. Blanko SKCK ini, sebagai salah satu syarat untuk mendaftar. Pendaftaran untuk pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019, mulai dibuka sejak Jumat (5/4).

Baur SKCK Polres Malang, Aiptu Tedi, pengurusan SKCK untuk syarat mendaftar Pilkades serentak, sudah mulai banyak. Sampai Rabu (4/4) siang, sudah tercatat 133 orang yang mengurus SKCK.

"Sejak tiga hari ini, pengurusan SKCK untuk mendaftar Pilkades cukup banyak. Saking banyaknya, pengurusan harus kami batasi," ujar Tedi.

Menurutnya, khusus untuk Bacakades, syarat pengurusan SKCK harus ada rekomendasi dari Polsek setempat. Kemudian pengurus mengisi blanko yang disediakan di Polres Malang, dengan melengkapi foto copy KTP, akta kelahiran serta ijazah.

"Bagi Bacakades yang pernah menjalani tindak pidana, maka harus dilengkapi dengan surat bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Dari 133 orang yang sudah mengurus, sudah ada 3 orang yang pernah menjalani hukuman," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Suwadji, mengatakan pendaftaran untuk Bacakades mulai dibuka pada tanggal 5 - 17 April 2019. Ada sepuluh syarat yang harus dilengkapi untuk mendaftar.

Pertama, membuat surat pernyataan di atas materai yang berisi bertakwa kepada Tuhan YME serta memegang teguh dan mengamalkan Pancasila dan melaksanakan UUD 45. Kedua menyertakan foto copy ijazah terakhir paling rendah SMP yang terlegalisir. Lalu, foto copy akta kelahiran dan KTP.

Kemudian, menyertakan surat keterangan dari Pengadilan Negeri (PN), yang menerangkan tidak sedang menjalani hukuman pidana. Bagi Bakacades yang pernah menjadi terpidana, harus membuat surat pernyataan di atas materai.

"Surat pernyataannya bahwa yang bersangkutan bersedia mengumumkan secara jujur dan terbuka pada saat kampanye kepada publik, bahwa pernah menjalani pidana," jelas Suwadji.

Persyaratan lainnya, adalah surat keterangan sehat rohani dan jasmani dari rumah sakit pemerintah. Surat bebas penyalahgunaan narkotika dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Serta SKCK dan pas foto.

"Pelaksanaan Pilkades serentak 2019 ini, nantinya akan digelar pada 30 Juni, dengan diikuti 269 desa," katanya.

Abdul Hadi, warga Mangliawan, Pakis, salah satu pengurus SKCK mengaku ingin mencoba maju dalam Pilkades serentak nanti. "Kebetulan incumbent maju sebagai Caleg, dan saya maju ke Pilkades karena ingin mengabdi kepada masyarakat," urai Abdul Hadi, saat mengurus SKCK. 

Begitu juga dengan Fatkhul Arif, Kepala Desa Blayu, Kecamatan Wajak, yang kembali akan maju dalam Pilkades serentak. Fatkhul, mengurus SKCK untuk syarat mendaftar sebagai Bacakades. "Saya mengurus SKCK untuk melengkapi berkas syarat pendaftaran Pilkades," ucapnya. (agp)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Penyerang Sopir Bus Diperiksa Kejiwaannya

JPU Tuntut Vanessa Angel 6 Bulan Penjara

Elegan, Makanan Penutup Berbentuk Cerutu Kuba

VIDEO