Cegah Tsunami, MRI-ACT Malang Tanam Mangrove di Pantai Ungapan

  • 05-04-2019 / 00:02 WIB
  • Kategori:Advertorial
Cegah Tsunami, MRI-ACT Malang Tanam Mangrove di Pantai Ungapan MRI-ACT Malang salurkan kepedulian terhadap ekosistem alam hutan mangrove di Pantai UngapanĀ 

MALANGPOSTONLINE.COM - Rabu (03/04) subuh hari Pantai Ungapan yang biasanya sepi sudah ramai. Sebanyak 47 Personil Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang turun dari bus dan memenuhi bibir pantai. Pagi itu mereka melaksanakan apel siaga bertajuk Bakti MRI Untuk Negeri. 

Kegiatan ini dipersembahkan oleh Relawan dalam rangka konservasi alam. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah menanam Mangrove di sungai Bajul Mati. Mangrove atau Pohon Bakau sendiri dikenal dengan akar tunjang yang mampu mencegah laju gelombang tsunami. Selain itu juga mampu mencegah abrasi pantai. 

Semangat MRI-ACT Malang saat menanamkan Mangrove di tepi pantai .

 

Selain menanam Mangrove, Personil MRI-ACT juga melakukan upgrading skill kerelawanan berupa Survival On The Beach. Relawan dilatih untuk mampu menyelamatkan diri bila terjadi bencana saat dirinya berada di sekitar pantai. Tak tanggung-tanggung, Relawan MRI-ACT langsung dilatih oleh bidang diklat Kebencanaan MRI Malang Raya, Endi Suhadi. 

“Tsunami terjadi oleh beberapa sebab. Salah satu penyebabnya adalah patahan lempeng bumi. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengenali tanda-tandanya, sehingga bisa mengambil langkah antisipasi dan tidak panik. Dengan pengetahuan yang cukup, kita dapat dengan tanggap menyelamatkan diri pada saat tsunami terjadi”, Jelas Endi yang tugas utamanya melatih relawan bidang kebencanaan. 

Endi juga menjelaskan bahwa Early Warning System (EWS) juga merupakan bagian dari peringatan dini apabila terjadi bencana. “Para Relawan MRI-ACT Malang Raya diharapkan bisa meningkatkan awareness, ketika memasuki suatu area mampu mengenali jalur evakuasi, sehingga mudah dalam mengarahkan warga di sekitar untuk menyelamatkan diri”, lanjut Endi. 

Tak hanya teori, stamina Personil MRI-ACT benar-benar diuji dalam program Run Swim Run. Relawan dilatih untuk meningkatkan endurance secara fisik dan mental dengan berlari 100 meter, kemudian berenang di bibir Pantai Ungapan, kemudian berlari lagi. Tampak beberapa peserta meskipun ada yang belum bisa berenang, tetap berusaha untuk berenang. Benar-benar kegiatan yang seru sekaligus menguras tenaga. 

Terakhir, Personil MRI-ACT dilatih untuk melakukan water rescue, pertolongan pertama pada korban tenggelam di perairan. Endi Suhadi, yang juga Kepala Bidang Pelatihan MRI-ACT Malang Raya melatihkan bagaimana cara menyelamatkan korban ketika berada di dalam air maupun di tengah laut. Hanya dengan menggunakan pelampung, Personil MRI-ACT berjibaku mempraktekkan teknik penyelamatan, baik secara solo maupun team. 

Tampak wajah sumringah Relawan yang sangat antusias mengikuti Bakti MRI untuk Negeri seharian penuh. Agenda yang dimulai sejak keberangkatan pukul 04.30 pagi hari dari Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang, berakhir pada pukul 18.00 di hari yang sama. 

Nazib selaku Koordinator Daerah MRI-ACT Malang Raya, mengapresiasi kehadiran Relawan pada agenda Bakti MRI untuk Negeri. Nazib berharap Relawan MRI-ACT Malang Raya dapat sigap menolong warga masyarakat yang sedang tertimpa bencana. "Relawan harus cepat tanggap, dikarenakan daerah Jawa Timur, khususnya Malang Raya sebagai wilayah cakupan MRI Malang Raya rentan terjadi bencana", tutur Nazib.(wara/iq/mp4/adv/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : ist
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Ladub Away Madura, Pavel Masuk Skuad Arema

Nyamuk Nonpolitik

Final Futsal PIONIR IX, Tim Kesehatan Digebuk Suporter Marah

Ritual Perkawinan Joko dan Sri Gondel di Kawisari

Acak Nomor Peserta, Cegah Praktik Joki Sistemik

MPLS SMPK Sanmar 2 Ditutup Dengan Inaugurasi

Pisah dari Song Joong-ki, Hye-kyo Tinggal di Vila Mewah

Sukses dengan Thor: Ragnarok, Waititi Kembali Garap Thor 4

Marcus/Kevin Kalahkan Ganda Putra Terbaik India