Demokrasi Sudah Kebablasan, Unidha Mantapkan Pancasila dalam NKRI

  • 07-04-2019 / 14:59 WIB
  • Kategori:Advertorial
Demokrasi Sudah Kebablasan, Unidha Mantapkan Pancasila dalam NKRI PEMBICARA: Rektor Unidha, Suko Wiyono (tengah) menjadi pembicara dalam seminar Pemantapan Pancasila dalam NKRI. (Marga Nurtantyo/MP Online)

MALANG- Nilai – nilai Pancasila saat ini dinilai sudah luntur, Bahkan demokrasi pun sudah banyak yang kebablasan mengartikannya. Melihat ini, Sabtu (6/4), Universitas Wisnuwadhana  (Unidha) Malang mengajak para kepala sekolah (kasek) untuk mengembalikan Pancasila pada marwahnya melalui seminar ‘Pemantapan Pancasila dalam NKRI’ di kampusnya, Jalan Simpang Terusan Danau Sentani, Sawojajar, Malang.

Rektor Unidha, Prof. Dr. H Suko Wiyono, SH, MH memaparkan, tujuan reformasi dahulu sangat bagus. “Ada penegakan HAM, supremasi hukum, otonomi daerah dan penataan peran ABRI serta sebagainya, Tapi sekarang, demokrasi yang sudah dibangun dengan baik, jadinya sudah kebablasan,” katanya.

Menurut dia, ini lebih disebabkan karena nilai Pancasila yang sudah mulai luntur di masyarakat. “Kami merasa terpanggil demi menjaga kerukunan hidup berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia,” ungkapnya.  “Kita kembalikan Pancasila sekaligus sebagai pandangan hidup bangsa,” tambah dia.

Untuk itu, lanjut Suko Wiyono, perlu adanya pendidikan pemahaman keberagaman bangsa. “Pemahaman  itu diberikan pada kepala sekolah dan mahasiswa untuk menyempurnakan semangat kebhinekaan yang sesuai Pancasila. Apalagi saat ini tahun politik perlu adanya pendidikan Pancasila dan keberagaman. Jangan hanya mengujar kebencian saja,” urainya panjang lebar.

Dalam berpolitik boleh saja berdebat keras tentang suatu pilihan atau sikap. “Namun jika hal paling fundamental yakni korupsi, berbohong, fitnah, dibiarkan menjadi santapan sehari – hari, masyarakat tidak punya pegangan, tidak punya teladan dan menjadikan bahaya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya. 

Pelaksana Teknis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof. Dr Hariyono M.Pd, juga memberikan penilaian serupa. “Harus kembali  kepada nilai - nilai Pancasila. Sebab,  seorang sejarawan dari Inggris mengatakan jika negara yang berhasil selalu memiliki basis nilai sejarah  yang kuat,” katanya. (mar/adv)

  • Editor : mar
  • Uploader : irawan
  • Penulis : marga
  • Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI