Temuan Gelang Renteng Perunggu, Hebohkan Warga Sekaran

  • 11-04-2019 / 08:11 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Temuan  Gelang Renteng Perunggu, Hebohkan Warga Sekaran

MP Online - Seorang warga Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, dikejutkan adanya penemuan Gelang Renteng Perunggu yang masih ada diduga potongan tulang lengan tangan.

Penemuan gelang Renteng Perunggu ini sebenarnya sudah ramai di Facebook pada hari Minggu (7/4) sore, dan dibelokkan di tepi barat rencana Tol Mapan, pada beberapa ratus meter di utara lokasi evakuasi Situs Sekaran. Temuan ini langsung diserahkan ke Arkeolog BPCB Jawa Timur.

Kepala tim arkeolog BPCB Jawa Timur Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan , temuan artefak masa lampau dari bahan logam (perunggu). Lokasi temuan itu di tanah terkeruk bego beberapa bulan lalu yang dionggokkan di tepi barat rencana Tol Mapan, pada beberapa ratus meter di utara lokasi ekskavasi Situs Sekaran.

“Sayang, ketika diketemukan artefak itu telah terbongkar dari tempat asalnya, sehingga menjadi semacan “temuan lepas,” ucap Dwi Cahyono.

Temuan Artefak berupa gelang-gelang bebentuk pipih yang berada dalam satu renteng yang disebut “Gelang Renteng atau gelang keroncong”. Namun, yang mengejutkan temuan gelang ini yaitu di bagian dalamnya masih ada pecahan tulang tangan bercampur tanah.

Dijelaskan , dalam kondisinya tergambar bahwa paling tidak terdapat tujuh buah gelang yang berada dalam posisi merenteng, seperti gelang kroncong di sekitar pergelangan tangan wanita. Memang, pada umumnya baik di India ataupun di Indobesia, gelang keroncong dikenakan oleh wanita, khususnya wanita berada (kelas menengah ke atas).

Pada Masa Hindu-Buddha terdapat bermacam-macam gelang, yang dikenakan pada organ tubuh tertentu. Pada lengan tangan terdapat dua hingga tiga macam gelang : (a) gelang pada ruas lengan bawah, yaitu di sekiar pergelangan tangan, yang disebut dengan “kankana”, (b) gelang pada ruas lengan atas, yakni di pertengahan lengan atas, yang disebut “kelat bahu (istilah kuno “keyura”), dan (c) gelang pada sekitar siku (sikut) lengan.

“Gelang perunggu yang ditemukan warga ternyata kankana dari bahan perunggu yang berbentuk gelang keroncong, ” tambahnya.

Temuan ini kian menegaskan bahwasanya situs permukiman di Sekaran dihuni oleh warga kelas menengah ke atas.

“Kedepan, mohon pemantauan terhadap orang-orang yang berburu temuan di areal pengerjaan Tol Mapan di situs Sekaran agar khasanah artefak masa lampau di situs ini tidak jatuh ke tangan orang-orang yang “berburu” untuk kepentingan pribadi. Apapun temuan yang didapat di situs Sekaran dan sekitarnya mohon untuk diserahkan kepada orang yang ditunjuk sebagai pengaman temuan,” terangnya.

“Semoga ke depan ditemukan lagi unsur aksesoris lain, seperti kalung (hara), binggel, sabuk (bhanda), tali kasta (upawita),” tutup Kepala tim arkeolog BPCB Jawa Timur Wicaksono Dwi Nugroho, penuh harap. (Kabarpas/MPOL/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ist
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI