trial_mode: on

Tekan Peredaran Narkoba, BNN Bentuk Desa Bersinar

  • 11-04-2019 / 14:15 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Tekan Peredaran Narkoba, BNN Bentuk Desa Bersinar Rapat koordinasi pembuatan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di wilayah Kabupaten Malang, untuk menekan peredaran narkotika.

MALANG - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, untuk menekan peredaran narkoba. Salah satunya, dengan membuat program Desa Bersinar (Bersih Narkoba). Program ini, mulai dilakukan pada tahun ini.

Kepala BNN Kabupaten Malang, Letkol Laut (PM) Agus Musrichin, mengatakan bahwa program Desa Bersinar ini, untuk menekan peredaran narkoba yang marak. Sekaligus mewujudkan wilayah Kabupaten Malang bebas dari segala bentuk peredaran narkotika.

"Program Desa Bersinar ini, nantinya akan kami kerjasamakan dengan Satreskoba Polres Malang serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang," ungkap Agus Musrichin.

Menurutnya, program Desa Bersinar ini, supaya pemerintah desa bisa melaksanakan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). Yakni dengan menetapkan menjadi program prioritas dan kegiatan dalam RPJM (rencana pembangunan jangka menengah) desa.

Untuk menjadikan Desa Bersinar, selain harus bebas dari peredaran narkoba, juga ada beberapa point yang harus dilakukan Pemerintah Desa. Diantaranya, pembentukan relawan anti narkoba oleh Kepala Desa, yang bertujuan menggerakkan masyarakat desa supaya berperan aktif dalam upaya P4GN, melalui kegiatan PKK, karang taruna, kegiatan adat atau kegiatan keagamaan.

Kemudian Pemerintah Desa, juga membentuk agen pemulihan yang terdiri dari Babinsa, Babhinkamtibmas, Puskesmas, Bidan Desa, karang taruna dan lainnya. Tujuannya untuk memantau pemulihan pecandu yang sudah direhabilitasi.

"Yakni dengan mengembalikan nama baik pecandu. Sekaligus mengajak mantan pecandu dalam kegiatan yang positif di masyarakat, dan membantu memberikan informasi serta edukasi terkait rehabilitasi dan pasca rehabilitasi," jelasnya.

Selanjutnya, Pemerintah Desa, mampu melakukan upaya pencegahan melalui Komunimasi Informasi Edukasi (KIE). Juga membuat kegiatan kemasyarakatan seperti kerja bhakti, pengajian lomba poster anti narkoba, lomba mural anti narkoba, promosi hidup sehat seperti gerak jalan atau senam bersama.

"Selain itu, kami nanti juga akan memetakan wilayah yang rawan peredaran narkoba, bersinergi dengan Satuan Reskoba Polres Malang," ucapnya.

Sementara itu, untuk mewujudkan program ini, BNN Kabupaten Malang Rabu (10/4) menggelar rapat koordinasi di Ballroom Safa Radho Hotel, Dau. Rakor membahas program pemberdayaan masyarakat anti narkoba di wilayah Kabupaten Malang.

Rakor sendiri, selain dihadiri Kepala BNN Kabupaten Malang, juga Kasat Reskoba Polres Malang dan Kepala DPMD Kabupaten Malang. Dengan dihadiri sekitar 30 peserta dari jajaran muspika di dua wilayah yaitu Kecamatan Dau dan Karangploso.(agp)

  • Editor : mar
  • Uploader : slatem
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI