Mental Harus Kuat

Kuatkan Mental dan Kreatifitas Dengan Pramuka

  • 16-04-2019 / 15:49 WIB
  • Kategori:Sekolah
Kuatkan Mental dan Kreatifitas Dengan Pramuka KREATIF: Para siswa Pramuka SMPN 24 Malang membuat pionering saat latihan rutin.

MALANG- Pada Jumat (12/4) lalu, siswa-siswi Pramuka di SMPN 24 Malang melaksanakan latihan rutin mingguan. Di sesi latihan kali ini para siswa membuat berbagai bentuk pola yang dirangkai dari tongkat. Materi pramuka pekan ini yakni pionering, yang merupakan salah satu teknik Pramuka dalam menggunakan peralatan tongkat dan tali yang dirangkai menjadi sebuah model suatu objek.

Melalui keterampilan ini siswa diajarkan membuat bangunan darurat yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, dengan menggunakan bahan utama kayu, bambu, rotan dan lain-lain.

Manfaat dari pionering ini, antara lain memupuk rasa kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama yang baik antar peserta. Sebab, membuat pionering sangat sulit dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama dalam membuat rangka dan simpul. Dan yang tak kalah penting, pionering melatih kreatifitas siswa dalam memproyeksi pemikiran mereka dalam merancang sebuah objek.

Sementara di kelas juga ramai dengan kegiatan kepramukaan. Di lokasi indoor tersebut siswa berlatih memperkuat pengetahuan mereka dengan materi umum. Dua orang siswa berdiri di depan kelas dan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada temannya yang lain.

Dengan sistem adu cepat, mereka berlatih konsentrasi dan menguji tingkat pengetahuan. Seperti makna dari lambang Pancasila dan sejarah Nasional.

Kepala SMPN 24 Malang, Dra. Yeti Muryaningsih,M. Pd., menjelaskan, Tim Pramuka dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tim inti dan reguler. Tim inti merupakan tim yang beranggotakan siswa dengan kemampuan yang lebih unggul. Dan tim ini selalu siap untuk diikutkan lomba. “Kami bekerjasama dengan alumni dalam mengembangkan kepramukaan di sekolah,” ucapnya.

Untuk mengetahui sejauh mana hasil dari pembinaan yang dilakukan selama ini, guru dan pembina memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti berbagai kegiatan perlombaan. Hasilnya, tak sedikit prestasi yang berhasil diperoleh siswa di bidang Pramuka. Siapa pun yang masuk ke SMPN 24 Malang, akan disambut dengan jejeran piala di etalase yang diletakkan di ruang tamu. Kebanyakan piala yang didapat dari ajang lomba Pramuka.

Yeti mengungkapkan, perlombaan menjadi momentum yang tepat untuk menggali samangat dan mental siswa. Meski pada dasarnya menang dan kalah merupakan hal yang biasa, namun di balik perlombaan ada sisi positif agar siswa menjadi pribadi yang bermental kuat, berani dan percaya diri. “Dengan berkompetisi ada anak-anak memiliki tekad juang untuk meraih prestasi,” ungkapnya.

Perolehan prestasi yang dicapai siswa, baik Pramuka, olah raga, seni budaya maupun akademik, dapat mengantarkan siswa masuk SMAN/MAN melalui jalur prestasi. “Karena kami ingin anak-anak sukses di kemudian hari,” harapnya. (imm/udi)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU