trial_mode: on

Ngaku Kurir, Dapat Komisi Rp 600 Ribu

  • 25-04-2019 / 14:49 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Ngaku Kurir,  Dapat Komisi Rp 600 Ribu Tersangka Muliyasin dengan barang bukti yang diamankan Satreskoba Polres Malang. (Agung Priyo/Malangpostonline.com)

MALANG - Muliyasin, warga Dusun Glendangan, Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, yang ditangkap Satreskoba Polres Malang, karena memiliki 910 butir Inex, mengaku kalau dirinya hanya kurir. Pria berusia 35 tahun ini, mengatakan diperintah oleh temannya untuk mengambil dan mengirimkan barang saja.

"Saya hanya kurir. Barang tersebut milik teman saya, untuk diberikan kepada seseorang," ucap tersangka Muliyasin.

Menurutnya, sehari sebelum ditangkap polisi, dia dihubungi oleh temannya berinisial H yang kini masih diburu. Tersangka diminta untuk mengambil Inex dan SS, di suatu tempat. Selanjutnya barang haram tersebut, diberikan kepada seseorang.

"Untuk mengambil dan mengirim barang itu, saya diberi imbalan uang sebesar Rp 600 ribu. Uang komisi tersebut sudah diberikan dengan cara transfer," ujarnya.

Tersangka mengatakan  dirinya baru sekali ini menjadi kurir narkoba. Itupun diakui karena dia terpaksa butuh uang. Sedianya Inex dan sabu-sabu tersebut akan diedarkan di wilayah Malang.
"Setahu saya akan diedarkan di wilayah Malang. Selain di Kota Malang, juga di wilayah Kecamatan Singosari," tuturnya.

KBO Satreskoba Polres Malang, Iptu Suryadi, mengatakan bahwa kasusnya masih dikembangkan. Polisi kini sedang memburu pemasok sekaligus pengedar narkoba jenis Inex dan SS itu.

"Kasusnya terus kami dalami dan kembangkan untuk memburu jaringannya," tegas Suryadi.(agp)

  • Editor : Husnun
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI