PDI Perjuangan Tambah Satu Wakil di Kota Malang

Terancam Gagal PT, Tapi Punya Kursi

  • 06-05-2019 / 01:00 WIB
  • Kategori:Malang
Terancam Gagal PT, Tapi Punya Kursi JUARA PEMILU:  PDI Perjuangan Kota Malang mengenalkan calegnya yang bakal duduk di DPRD Kota Malang untuk periode 2019-2024. Mereka mendominasi di semua dapil sebagai peraih suara terbanyak.

MALANG-Dua partai baru terancam parliamentary threshold (PT) meraih kursi di DPD Kota Malang. Yakni PSI dan Perindo, masing-masing mendapat satu kursi. Sedangkan formasi 45 anggota dewan periode 2019-2024 akhirnya diketahui. PDI Perjuangan contohnya, kemarin kenalkan calon dewan kepada publik.

Berdasarkan rekapitulasi yang sudah tuntas di KPU Kota Malang, PSI menempatkan anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Lowokwaru. Yakni Dr Jose Rizal Joesoef. Sedangkan politisi Perindo yakni Alkasa Sulima Priyantono SE mewakili dapil Sukun.

Untuk diketahui, dua parpol tersebut terancam tak lolos PT atau ambang batas parlemen . Sebab untuk tembus PT, maka harus mendapat suara minimal empat persen. Berdasarkan penghitungan cepat hasil Pemilu, Perindo dan PSI meraih suara kurang dari empat persen secara nasional. Bahkan elite-elite PSI di Jakarta sudah pamit tak ada di Senayan namun tetap berjuang.

Namun hal itu tak berlaku untuk parlemen lokal. Sebab walau gagal PT tapi tetap bisa menempatkan wakilnya di DPRD Kota Malang, lantaran jumlah suara yang diraih memenuhi syarat.

Ketua Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly menjelaskan, hal ini akan diserahkan pada proses akhir KPU. Ia menegaskan Perindo tetap akan menghargai proses dan aturan meskipun nantinya berujung pada gagal PT.

Meski begitu di Kota Malang, kata dia, perolehan satu kursi telah membuktikan bahwa Perindo diterima masyarakat. “Saya bersyukur sekali. Meskipun satu kursi Perindo yang mewakili,” ungkap perempuan yang akrab disapa Nelly ini.

Ia memastikan walau satu kursi Perindo Kota Malang akan mewarnai kerja dewan. Wakilnya pasti akan memperjuangkan amanah rakyat. Ini pun menjadi permulaan yang baik untuk pesta demokrasi berikutnya.

Di lain pihak, Ketua DPD PSI Kota Malang M Faried belum berhasil dikonfirmasi soal partainya yang punya wakil di DPRD Kota Malang walau terancam gagal PT. Meski begitu, sebelumnya Faried sempat menjelaskan PSI dapat bersaing dengan partai-partai besar. Ini  terbukti dengan diraihnya satu kursi dengan perolehan suara total di Kota Malang sekitar 2.014 suara.

Sementara itu Dr Jose Rizal Joesoef mengatakan, secara umum ia bersama teman-temannya di PSI akan membawa isu anti korupsi serta anti intoleransi. “Secara khusus saya sebagai caleg PSI dari Dapil Lowokwaru membawa semangat blak-blakan APBD atau dalam kata lain transparansi APBD,” katanya.  

Artinya  lanjut dia, apa yang dialami terkait proses penyusunan dan pelaksanaan APBD akan dikomunikasikan kepada warga. 

 

PDI Perjuangan Juara Pemilu

Selain nama caleg dari partai baru, wajah baru juga menghiasi kursi DPRD Kota Malang. Ini berdasarkan rekap suara Pemilu tingkat kota. Salah satunya berasal dari PDI Perjuangan Kota Malang yang memenangkan kembali Pemilu tahun ini.

Perolehan suara yang didapatkan secara total seluruh dapil 109.001 suara. Dibandingkan pada Pileg 2014 lalu, PDI Perjuangan mengalami kenaikan sebanyak 16.784 suara. Dengan ini, PDI Perjuangan berhasil mengantongi 12 kursi DPRD Kota Malang. Artinya ada penambahan satu kursi.

Beberapa wajah baru caleg pemenang PDI Perjuangan di antaranya, dapil Sukun terdapat Ahmad Wanedi, Lea Mahdarina, dan Ferry Kurniawan. Dapil Klojen diisi Iwan Mahendra, kemudian dapil Blimbing diisi Harvad Kurniawan R, Eko Hardianto dan Wiwik Sukesih.

Lalu di dapil Kedungkandang ada Amithya Ratnanggani, dan Agoes Marhaenta. Kemudian di dapil Dapil Lowokwaru ada Made Rian DK dan Nurul Setyowati.

Sementara petahana dari partai ini terdapat satu orang yakni Luluk Zuhriyah di dapil Kedungkandang. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang,  I Made Rian DK mengatakan hal ini menunjukkan kepercayaan masyrakat terhadap partai berlambang banteng moncong putih ini masih tinggi. “Kami masih dipercayai dan semoga amanah,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai siapakah yang akan duduk di kursi Ketua DPRD Kota Malang dari kesemuanya, Made menjelaskan semua memiliki peluang. Dan dirinya atau pun anggota DPC tidak dalam porsi memberikan jawaban itu karena hal tersebut merupakan kewenangan dari DPP PDI Perjuangan.

“Masih lama ya pelantikan saja Agustus. Alat kelengkapan dewan nanti di Bulan September. Dan ini ranah menjawab DPP jadi kita lihat nanti,” tandas Made.

Sementara itu partai lain yang memukau dengan perolehan jumlah kursi masih datang dari PKB dan juga PKS Kota Malang. PKB mendapatkan tujuh  kursi. Sementara PKS mendapatkan enam kursi.

Nama-nama caleg pemenang dari PKB juga terdapat tiga wajah baru. Di dapil Sukun diisi Fathol Arifin, di dapil Blimbing ada Hartatik, di Lowokwaru terdapat nama Ahmad Farih Sulaiman.

Sementara wajah lama lebih banyak muncul, salah satunya di dapil Klojen yakni Arief Wahyudi yang sebelumnya pernah menjadi wakil ketua DPRD Kota Malang.Tidak hanya itu petahana PKB juga kembali menang yakni Abdurrochman di dapil Blimbing, Ike Kisnawati dan Abdul Wahid di dapil Kedungkadang.

Sementara kursi dewan dari PKS akan diisi oleh wajah baru. Mereka adalah H Rohmad di dapil Sukun, Bayu Reksa Aji di dapil Klojen, Asmualik dapil Blimbing, Akhdiyat Syabil Ulum di dapil Kedungkandang, Trio Agus dan Fuad Rahman dari dapil Lowokwaru.

Sementara itu nama-nama caleg pemenang lainnya dari Partai Golkar adalah H Rahman Nurmala, Arief Budiarso, Edi Widjanarko, Suryadi dan Retno Sumarah. Di Partai Gerindra, caleg yang bakal mengisi kursi dewan yakni Randy Gaung, Rimzah,  Djoko Hirtono, Nurul Faridawati  dan Lelly Theresiyawati.

Di PAN caleg yang mendapatkan kursi dewan di antaranya Eko Hadi, Lookh Makhfudz, dan Pujianto. Di Partai Demokrat, caleg menang yakni Wiwik Sulaiha, Indah dan  H Imron.  Sementara Nasdem caleg pemenangnya yakni Suyadi  dan Gagah Soeryo.

Sementara itu rekap suara tingkat Kota Malang sudah diplenokan kemarin, meski begitu pengumuman masih belum dilakukan. Itu karena hasil rekap masih akan dibawa untuk rekap tingkat Provinsi Jatim yang mulai dilakukan Minggu (5/5) kemarin. (ica/van)

Editor : van
Uploader : abdi
Penulis : ica
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU