Paket Berbuka, De Wahyu Hotel & Convention Suguhkan Menu Tradisional

  • 13-05-2019 / 18:49 WIB
  • Kategori:Hotel
Paket Berbuka, De Wahyu Hotel & Convention Suguhkan Menu Tradisional Tradisional : Eksekutif Chef De Wahyu Hotel & Convention, Zainul Arifin tengah menyiapkan menu berbuka puasa di Chen's Cafe and Resto.

BATU - Bulan ramadan menjadi momen berharga untuk meluangkan waktu berbuka puasa bersama. Baik dengan teman, pasangan atau keluarga. Salah satu tempat yang menghadirkan dan menawarkan sajian spesial berbuka dengan menu tradisional adalah De Wahyu Hotel & Convention Batu.

Hotel yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu ini menghadirkan paket buka puasa spesial selama bulan suci ramadan 2019. Beberapa makanan tradisional yang disediakan meliputi pecel, jangan lodeh, hingga urap-urap. 

Selain itu, juga ada ayam laos, ikan kakap asam manis, kakap telor asin, mie goreng jawa dan hongkong. Serta hidangan pembuka atau appetizer bermacam gorengan seperti pisang goreng, mendoan dan polo pendem yang seluruhnya diracik dengan khusus oleh Eksekutif Chef De Wahyu Hotel & Convention, Zainul Arifin. 

"Tak hanya itu saja. Untuk minuman kami juga menyiapkan Infused water dengan berbagai jenis buah didalamnya," imbuh Arif kepada Malangpostonline.com, Senin (13/5) malam. 

Sementara itu, Cluster Genaral Manajer De Wahyu Hotel & Convention, I Ketut Heri Astama mengatakan bahwa setiap bulan ramadan pihaknya membuka paket berbuka puasa di Chen's Cafe and Resto. Untuk kapasitas tamu yang ingin berbuka mencapai 60 orang dengan dua lantai.

"Untuk kapasitas yang kami sediakan di Chen's Cafe and Resto milik De Wahyu Hotel & Convention bisa digunakan oleh 60 orang. Jika ada reservasi lebih kami akan tempatkan di hall hotel yang mencapai 100 tamu," ujar Ketut. 
 
Lebih lanjut, diungkap Ketut, untuk paket berbuka yang ditawarkan hanya Rp 35 ribu per orang. Dengan harga tersebut tamu bisa makan sepuasnya atau all you can eat. 

"Selain paket berbuka. Bagi tamu yang menginap juga akan mendapatkan fasilitas berbuka dan sahur. Dengan kamar yang kami tawarkan dari harga Rp 300-500 ribu per malamnya," beber Ketut.

Selama awal bulan ramadan ini, okupansi hotel di Kota Batu mencapai 20-30 persen dari 47 kamar yang ada. Akan meningkat pada pekan kedua ramadan dengan rata-rata kunjungan 60-70 persen per harinya. (eri)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU