trial_mode: on
Hari Pertama PPDB Kota Malang

Banyak Peminat di Jalur Prestasi, Jalur Kepindahan Orang Tua Sepi

  • 13-05-2019 / 21:26 WIB
  • Kategori:Sekolah
Banyak Peminat di Jalur Prestasi, Jalur Kepindahan Orang Tua Sepi

MALANG - Hari pertama pendaftaran PPDB jalur prestasi untuk jenjang SMP di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang mulai dibuka sejak pukul 08.00 pagi, Senin (13/5). Tak lama setelah pendaftaran dibuka, nomor antrean yang disediakan panitia sudah tembus angka 150 an.

Khusus hari pertama PPDB Kota Malang ini memang lebih banyak peminat untuk jalur prestasi. Peserta pendaftar didampingi oleh orang tua untuk memenuhi prosedur pendaftaran tersebut. Mulai dari mengambil nomor antrean, mengisi formulir, hingga sampai pada mengurutkan piagam sertifikat penghargaan sesuai yang tertulis dalam formulir.

“Anak saya cukup banyak juaranya, ini sedang isi (formulir) mulai dari O2SN dan lain sebagainya. Rencananya memilih SMP 01 dan SMP 08,” ungkap salah satu orang tua siswa pendaftar PPDB Sulistyowati.

Di samping itu, tepatnya pada lantai dua bangunan Dinas Pendidikan Kota Malang, pemeriksaan persyaratan pendaftaran dilakukan oleh belasan anggota tim dari Dinas Pendidikan. Tak lelah, mereka meminta para pendaftar untuk urutkan piagam penghargaan sesuai yang tertulis pada formulir.

Secara bergantian tim panitia akan memanggil satu-satu para pendaftar untuk pemeriksaan persyaratan. Beberapa di antaranya adalah sertifikat penghargaan asli beserta foto kopian yang harus dilegalisir oleh sekolah asal.

Lebih lanjut,  juga terdapat Maman Adisaputro yang merupakan warga Kota Batu yang mendaftarkan anaknya untuk ikuti PPDB jalur prestasi. Sang anak yang sebelumnya bersekolah di salah satu SD di Batu miliki prestasi di bidang seni tradisi dan PBB beregu tingkat Kota.

“Ikut jalur prestasi ini karena dia (anaknya) ingin mengembangkan diri di Kota Malang,” terang Maman.

Sementara itu, pendaftaran pada jalur kepindahan orang tua yang lokasinya bersebelahan dengan jalur prestasi justru masih sepi akan pendaftar. Baru terdapat puluhan aplikasi yang masuk, namun ternyata tak banyak juga sesuai dengan aturan jalur kepindahan orang tua.

“Yang ambil nomor sampai 23, tapi yang sesuai cuma sedikit 10 an,” kata Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Malang.

Disebutkannya bahwa banyak orang tua pendaftar pada jalur kepindahan orang tua banyak yang tak penuhi ketentuan.

“Orang tuanya guru sudah mengajar lama di sekolah Kota Malang, rumahnya di Banjararum Singosari. Sedang anaknya sekolah di Kota, ya itu bukan mutasi,” terangnya. (mg3/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : asa
  • Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI