Fokus Lanjutkan Kompetisi, Harus Lebih Baik Lawan Borneo FC

  • 18-05-2019 / 08:18 WIB
  • Kategori:Arema
Fokus Lanjutkan Kompetisi, Harus Lebih Baik Lawan Borneo FC

MALANG – Manajemen Arema FC meminta para pemainnya untuk fokus lagi melanjutkan kompetisi. Kekalahan dari PSS Sleman 1-3 di laga perdana, dinilai kuat karena kegagalan pemain fokus pada pertandingan. 

Padahal, sejatinya tim Singo Edan menatap peluang menang dalam pertandingan tersebut. “Bukan mencari alasan atau membela pemain, kericuhan suporter itu ada impact-nya ke tim,” ungkap General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Menurut dia, bagaimanapun pemain akan terganggu konsentrasinya karena kericuhan yang melibatkan pendukung mereka. Fokus pemain pun pecah, antara bermain dan juga memikirkan nasib keluarganya.

Padahal, sebelum kericuhan yang mengakibatkan laga sempat dihentikan, Arema bisa membuat gol penyama kedudukan. Ia meyakini, saat itu grafis permainan anak asuh Milomir Seslija itu tengah menanjak, tetapi tiba-tiba dihentikan.

Tidak sekadar dihentikan, pemain pun mendapati keamanan yang terancam. Bukan hanya keamanan mereka, tetapi juga keamanan pendukungnya. Setelah dihentikan, permainan Arema pun berubah. Seadainya saja laga terus berlangsung, dia yakin Arema minimal bisa mendapatkan poin.

“Bagaimana pun juga, suporter adalah keluarga Arema. Keluarga pemain. Mana mungkin bisa fokus kalau tahu ada keluarga mereka digebuki, dilempari atau diusir,” papar dia.

Hal ini dia bandingkan ketika Arema away ke markas Persebaya, saat final Piala Presiden 2019. Arema bisa menahan imbang 2-2 ketika pemain konsentasi penuh di pertandingan. Dari awal, sudah dipastikan tidak ada Aremania atau keluarga mereka di tribun.

“Meski dicemooh atau dilempari, tetapi pemain siap saat lawan Persebaya. Pemain sangat siap,” tambahnya.

Dia mengatakan kepada pemain untuk melupakan hal buruk di Sleman. Termasuk hasil. Dia mengakui seluruh komponen tim akan bangkit dan saling support.

“Sekarang harus menunjukkan bisa jauh lebih baik di Borneo. Mayoritas pemain yang gagal fokus pun pasti tidak akan terjadi,” sebutnya.

Ruddy menuturkan, Dendi cs harus kembali memandang kompetisi yang masih menyisakan 33 pertandingan.

“Kompetisi masih panjang. Lupakan yang kemarin, tatap yang ada di depan. Perjalanan masih panjang,” tandas dia. (ley/bua)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : ley
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU