Empat Warga Pagelaran Edarkan Sabu

  • 19-05-2019 / 14:26 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Empat Warga Pagelaran Edarkan Sabu Keempat budak narkotika jenis sabu-sabu yang diamankan Satreskoba Polres Malang. (ist/Malangpostonline.com)

MALANG - Satuan Reskoba Polres Malang, kembali menangkap jaringan pengedar narkotika jenis sabu-sabu (SS), Jumat (17/5) malam lalu. Tersangkanya berjumlah empat orang. Semuanya adalah warga Kecamatan Pagelaran. 

Keempat pengedar sekaligus pemakai SS tersebut, adalah Suyitno alias Dogling, 43. Ia ditangkap di rumahnya Dusun Bendil Wuni, Desa Kademangan, Pagelaran. Tersangka Dogling ini, diringkus pukul 19.30, bersamaan dengan Edi Siswanto alias Idit, 32, warga Jalan KH. Agus Salim, Desa Banjarejo, Pagelaran.

Mereka berdua ini merupakan pengedar. Dari tangan mereka diamankan barang bukti yang berbeda. "Dari tangan Dogling, barang buktinya enam poket SS serta dua buah HP. Sedangkan dari tangan Idit, ditemukan lima poket SS serta sebuah HP," jelas Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Kedua tersangka Dogling dan Idit, masih menjalani pemeriksaan penyidik Satreskoba. Kasusnya masih dikembangkan untuk memburu jaringan lainnya. Mereka sendiri dijerat pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 lebih sub pasal 132 ayat 1 Undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Budak narkotika selanjutnya yang diamankan adalah Sholeh Hadi, 44, warga Dusun Sumberbutuh, Desa Balearjo, Pagelaran. Dia ditangkap petugas di sebuah rumah di Dusun Krajan, Desa Kademangan, Pagelaran. Sholeh ditangkap selang satu setengah jam, sesaat setelah polisi menangkap Dogling dan Idit.

"Dari tangan Sholeh, diamankan sepoket SS, seperangkat alat hisap dan sebuah HP. Ketika diamankan itu, dia berniat mau menggelar pesta sabu-sabu," terang Ainun Djariyah.

Kemudian tersangka keempat adalah Teguh Kurniawan, 37, warga Jalan Kartini, Desa Banjrejo, Pagelaran. Dia ditangkap petugas di rumahnya. Barang buktinya sepoket SS, seperangkat alat hisap serta sebuah HP.

"Untuk tersangka Teguh Kurniawan dan Sholeh Hadi dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya, minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara," urainya.

Sementara, penangkapan keempat budak narkotika ini, berawal dari laporan masyarakat. Warga menginformasikan kalau di wilayahnya marak peredaran narkoba. Berdasarkan keluhan warga itulah, akhirnya polisi menindaklanjuti hingga berhasil menangkap keempatnya.(agp)

 

  • Editor : bua
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Divonis 5 Bulan, Vanessa Menerima, JPU Pikir-pikir

Hakim MK Beda Pendapat

Nyaris Kehilangan Suara

Siapkan Tekno Park untuk Kolaborasi Bidang Ilmu

VIDEO