trial_mode: on

Mayat Warga Sukun Ditemukan di Wagir

  • 19-05-2019 / 16:46 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Mayat Warga Sukun Ditemukan di Wagir Petugas ketika mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan di aliran sungai. Dan insert korban yang diposting di grup KPM. (Agung Priyo/Malangpostonline.com)

MALANG - Masyarakat sekitar Sungai Losari, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Minggu (19/5) sore geger. Warga gempar dengan penemuan mayat laki-laki di aliran sungai. 

Belakangan korban diketahui bernama Soelaiman, 90, warga Jalan Johan, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun.
Dugaan sementara, kematiannya karena jatuh terpeleset saat hendak buang air kecil. 

Karena usianya sudah tua, apalagi tidak ada warga yang melihat sehingga korban meninggal dunia.

"Tidak ada kekerasan pada tubuhnya. Kematian korban murni karena tenggelam di sungai, setelah jatuh terpeleset," ujar Kanitreskrim Polsek Wagir, Aiptu Gatot.

Namun untuk memastikan penyebab kematian sebenarnya, usai dievakuasi jenazah korban lantas dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. 

"Kami mintakan visum luar. Karena pihak keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi," tuturnya.

Penemuan mayat yang menggemparkan warga sekitar ini, bermula dari salah satu warga sekitar hendak buang hajat di sungai. Ketika di lokasi sungai, saksi kaget  melihat ada mayat manusia di sungai. 
Lantaran takut, saksi lantas memberitahu warga sekitar. Selanjutnya melaporkan temuan mayat tersebut ke perangkat desa dan Polsek Wagir.

 Setelah dilakukan olah TKP, jenazah lantas dievakuasi untuk dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.
Sementara itu, sebelum ditemukan tewas di sungai, Soelaiman sempat dikabarkan hilang. Soelaiman, meninggalkan rumah sejak Jumat (17/5) pagi sekitar pukul 08.00. Korban yang diketahui mengalami pikun ini, pergi tanpa pamit.
Bahkan hilangnya Soelaiman ini, sempat viral di media sosial. Setelah diposting Facebook grup Komunitas Peduli Malang.(agp/nun)

  • Editor : Husnun
  • Uploader : irawan
  • Penulis : agp
  • Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI