PPDB

Daftar Sekolah Dekat Rumah, Antre Mulai Subuh

  • 20-05-2019 / 22:49 WIB
  • Kategori:Malang
Daftar Sekolah Dekat Rumah, Antre Mulai Subuh DEMI ANAK: Orang tua murid berdesak-desakan di SMPN 1 Malang untuk mengambil nomor antrean PPDB jalur zonasi.

MALANG-Antrean orang tua  murid mendaftarkan anaknya di SMPN di Kota Malang mengular, Senin (20/5) kemarin. Bahkan ada orang tua murid rela antre sejak pukul 03.00 WIB demi anaknya diterima di sekolah dekat rumah sesuai zonasi. Mendikbud Muhajir Effendy sempat melihat langsung antrean di SMPN 1 Malang.

Membeludaknya pendaftaran siswa baru itu bersamaan dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP negeri jalur zonasi. Pendaftaran dibuka kemarin hingga Rabu (22/5) besok. Jam pendaftaran dimulai pukul 08.00-14.00 WIB. (baca grafis, red)

Sejumlah orang tua yang akan mendaftarkan anaknya di SMPN 1 Malang misalnya, mengantre di sekolah pukul 03.00 WIB. Tujuannya untuk mendapat nomor antrean satu di sekolah yang berada di zona satu. Yakni SMPN 1, SMPN 6 dan SMPN 8 Malang.

“Ke sekolah sejak pukul 03.00 WIB, dapat antrean nomor satu. Saya tinggal terus balik lagi ke sini (SMPN 1) pukul  07.30 WIB,”  kata M Faisol, salah satu orang tua yang mendaftarkan anaknya, kemarin.

PPDB kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yang menggunakan nilai ujian sekolah sebagai syarat masuk sekolah tingkat selanjutnya. Tahun ini, PPDB berdasarkan zonasi yang berpatokan pada jarak rumah siswa dengan sekolah.

Pengukuran jarak dilakukan Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Dispendukcapil melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik orang tua. Data jarak kongkrit antara rumah siswa dengan sekolah diperoleh melalui ‘google map’.

Salah satu orang tua siswa, Retnaningrum antre mulai dari pukul 05.15 WIB. Ia mendapat nomor antrean 12. Warga Tanjungrejo ini sangat berharap anaknya bisa menempuh pendidikan di sekolah negeri.

“Karena ingin berikan pendidikan yang terbaik untuk anak saya. Jadi kalau bisa diterima di sekolah negeri. Rumah saya di Tanjungrejo kalau dari google map jaraknya sekitar 1,8 km. Sistem zonasi begini kan enak, sekolahnya dekat jadi anak saya tidak gampang telat,” ungkap Retnanigrum.

Antrean sejak subuh untuk PPDB jalur zonasi diduga adanya kurang pemahaman di kalangan orang tua siswa pendaftar PPDB. Mereka berasumsi yang daftar lebih awal dibanding yang lain akan langsung diterima.

“Memang ada ketentuan yang menyebutkan itu. Tapi poin tersebut berlaku jika terdapat pendaftar PPDB yang jarak rumahnya sama dengan peserta lainnya. Baru kemudian penilaian selanjutnya berdasar pada siapa yang lebih dahulu mendaftar,” ungkap Kepala SMPN 1 Malang,  Budi Santoso.

Antrean yang terjadi di SMPN 1 Malang kemarin, sempat menimbulkan ketegangan di antara orang tua murid. Apalagi mereka memadati gerbang sekolah. Pukul 08.00 WIB, sempat mendorong gerbang agar lekas mengambil nomor antrean.

SMPN 1 Malang menyediakan setidaknya 800 formulir. Namun jika pendaftar melebihi angka tersebut, pihak sekolah juga siap untuk menggandakan. Sedang pagu atau batas penerimaan di SMPN 1 Malang sebanyak 224 siswa.

Lebih lanjut Budi mengatakan, pihaknya akan menampung semua yang ingin mendaftar.

“Kita sediakan 800 formulir. Tapi kita juga siap untuk menggandakan karena kita menampung berapa pun peserta yang akan daftar, meskipun pagu kita hanya 224,” jelasnya.

Antrean orang tua kemarin bersamaan dengan kehadiran Mendikbud Muhajir Effendy

 dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional di SMPN 1 Malang. Mendikbud sekaligus meninjau pelaksanaan pendaftaran PPDB jalur zonasi hari pertama.

"Untuk SMPN 1 Malang saya kira sangat bagus pelaksanaannya. Saya sudah tanya ke beberapa pihak. Orang tua juga merasa nyaman dengan pelayanannya," ungkap mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Pada kesempatan tersebut Muhadjir sampaikan bahwa zonasi tidak hanya diperuntukkan untuk PPDB. Tapi juga membenahi delapan standar pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. "Mulai dari kurikulum, sebaran guru, sebaran peserta didik, kemudian kualitas sarana prasarana. Semuanya nanti akan ditangani berbasis zonasi," terangnya.

Untuk diketahui, sebelumnya telah dilakukan pendaftaran PPDB jalur prestasi dan jalur mutasi orang tua yang sudah dilaksanakan pada 13- 15 Mei. PPDB jalur prestasi telah diumumkan pada 20 Mei di Dinas Pendidikan. Selanjutnya peserta didik yang lolos bisa lanjut pendaftaran online ke sekolah yang dituju sesuai zonasi. Sedangkan  PPDB jalur zonasi akan diumumkan pada 23 Mei.(mg3/van)

  • Editor : van
  • Uploader : abdi
  • Penulis : Inasa
  • Fotografer : Inasa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Divonis 5 Bulan, Vanessa Menerima, JPU Pikir-pikir

Ini Lho, Beda Safety dan Defensive Riding

Berkendara di Daerah Macet, Perhatikan Oli

VIDEO