108 Jenderal Purnawirawan TNI Polri Ikut Aksi 22 Mei, Untuk Alasan Ini

  • 21-05-2019 / 00:22 WIB
  • Kategori:Nasional
108 Jenderal Purnawirawan TNI Polri Ikut Aksi 22 Mei, Untuk Alasan Ini 108 Purnawirawan Ikut Aksi 22 Mei, Bantah Diperintah Prabowo Kantor KPU menjadi salah satu 'sasaran' Aksi 22 Mei saat pengumuman Rekapitulasi Hasil Pemilu 2019. (Andry Novelino/cnn/ist)

MALANGPOSTONLINE.COM – Hari diumumkannya hasil Pemilu 2019, tanggal 22 Mei ini tampaknya bakal semakin panas. Khususnya dengan adanya sekitar 108 jenderal purnawirawan TNI dan Polri yang tergabung dalam Front Kedaulatan Bangsa menyatakan siap turun ke jalan ikut Aksi 22 Mei.

Mereka membantah aksinya turun ke jalan karena diperintah Prabowo Subianto. "Tidak ada dipimpin Pak Prabowo. Jadi perjuangan tersebut adalah perjuangan yang lahir dari nurani rakyat sendiri, karena dia (Prabowo) telah diserang, karena dia telah disengsarakan," kata Ketua Front Kedaulatan Bangsa, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto mengutip CNN saat menggelar konferensi pers di Hotel Gran Mahakam, Jakarta Selatan, Senin (20/5).

Para pensiunan jenderal TNI/Polri ini menyebut aksi mereka dilakukan untuk memerangi kecurangan yang telah terjadi dalam Pemilu 2019 khususnya dalam pilpres.

Tyasno menyebut turunnya para purnawirawan ini untuk membantu mengamankan masyarakat dalam kegiatan Gerakan Kedaulatan Rakyat pada 22 Mei lusa.

"Membantu rakyat yang berjuang untuk kepentingan menegakkan kedaulatannya," kata Tyasno.

Lebih lanjut Tyasno mengatakan, 108 Purnawirawan TNI/Polri ini akan ikut terjun ke jalan dan telah menyatakan untuk melawan penguasa yang dianggapnya sudah mencederai demokrasi dalam Pemilu 2019. Mereka kata Tyasno, terjun ke jalan atas keinginan bersama karena mengaku prihatin dengan kondisi perpolitikan Indonesia saat ini. (cnn/tst/osc/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : CNN
  • Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Tiket Pesawat Mahal, Danau Toba Kehilangan Turis

VIDEO