Ditemui Kasus Administrasi, PPDB Jalur Zonasi Perlu Dievaluasi

  • 21-05-2019 / 12:35 WIB
  • Kategori:Sekolah
Ditemui Kasus Administrasi, PPDB Jalur Zonasi Perlu Dievaluasi

MALANG - Sesuai dengan Perwali Kota Malang No. 35/2019 PPDB mulai TK hingga SMP harus melalui tiga jalur yakni jalur zonasi dengan prosentase 90 persen, sedang sisanya melalui jalur prestasi dan jalur kepindahan orang tua, Selasa (21/5).

Proses pendaftaran jalur zonasi yang dibuka sejak Senin (20/5) kemarin, ternyata menemukan celah aturan sehingga sulit untuk temukan solusi.

Pada ketentuan jalur zonasi, harus menyertakan syarat KK yang menyebutkan sebagai penduduk Kota Malang, dan telah berlaku minimal satu tahun.

“Tadi ada ditemui KKnya berlaku belum ada satu tahun meskipun sudah tinggal di Malang cukup lama, mengacu pada ketentuan zonasi itu tidak bisa,” ungkap Waka Humas SMPN 21 M. Afri Surahman, S.Pd. 

Menurut ketentuan PPDB jalur zonasi, KK yang diserahkan sebagai persyaratan harus menyebutkan sebagai penduduk Kota Malang dan sudah berlaku minimal satu tahun. Tentu ini menjadi kendala bagi mereka yang baru saja pindah ke Malang, atau KKnya baru saja dikeluarkan. 

“Ada juga yang KK baru di Malang belum berlaku satu tahun, namun anaknya lulusan Sekolah Kota Malang. Tetap kita proses tapi mengacu pada KK lama domisili mereka sebelumnya di Jakarta, sehingga jarak yang tercantum dalam sistem ya muncul jarak antara sekolah dengan rumah sebelumnya Jakarta,” lanjutnya. 

Sementara itu, meskipun tak banyak ditemui kasus semacam ini, namun ini menjadi hambatan tersendiri bagi para calon siswa. Karena secara zonasi, lokasi kediaman mereka saat ini sudah memenuhi syarat. Namun karena ketentuan administrasi tersebut, mereka jadi kurang memenuhi persyaratan. (mg3/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : Inasa
  • Fotografer : Inasa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Jebol Gawang Arema, Titan Curi Perhatian

Gerakan Lokal

Polisi Temukan Ribuan Ekstasi saat Gerebek Rumah Ini

Elegan, Makanan Penutup Berbentuk Cerutu Kuba

Dewan Segera Panggil Dinas Terkait

VIDEO