Pekan Islami ke XIII PT ACA

Tebak-Tebakan Hingga Nyanyi Lagu Kebangsaan

  • 21-05-2019 / 20:58 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Tebak-Tebakan Hingga Nyanyi Lagu Kebangsaan SENANGNYA: Anak-anak yatim di Kecamatan Wonosari yang maju mendapatkan bingkisan hadiah dari Direksi PT. ACA.

MALANG-  Memasuki hari kedua Pekan Islami ke XIII bersama PT. Anugerah Citra Abadi (ACA), Selasa (21/5) makin meriah dan penuh keceriaan. Sebab, acara pemberian santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa di 470 desa se-Malang Raya tersebut, dikemas secara santai dan lebih fun.

Seperti saat kedatangan pertama di Ponpes Miftahul Huda, Jalan Mojosari, Pepen, Kepanjen. Direksi PT. ACA yang selalu hadir dalam kegiatan tahunan ini, memilih untuk bermain tebak-tebakan dengan puluhan santriwati. Mulai perkalian hingga pertanyaan tentang sejarah Nabi Muhammad SAW. 

 

Siapa yang berhasil menjawab, satu unit smartphone pun dalam genggaman. Acara di ponpes asuhan H. Usman Badarudin ini pun berlangsung cukup lama karena Bian, mantan vokalis D’Bagindas mengajak para santri bernyanyi sembari menggoyangkan tangan. “Ayo, ikutan nyanyi,” ujarnya. Keseruan tidak hanya di sana.

Saat tiba di Kecamatan Kromengan, 182 anak yatim dan 70 dhuafa yang mendapat paket barang dan santunan bertepuk riuh menonton sulap Mr. Boshi. Mereka datang dari Desa Kromengan, Ringin Anom, Karangrejo, Jatikerto, Peniwen, Jambuwer, Slorok dan Ngadirejo dan berkumpul di kantor Kecamatan Kromengan.

“Semoga PT. ACA semakin sukses tahun demi tahun dan makin peduli dengan anak yatim serta dhuafa,” ungkap Misnah, 56, salah satu penerima santunan. Kemeriahan juga terlihat saat pemberian santunan di Kecamatan Wonosari. Berulangkali Dirut PT ACA, Bambang Judo Utomo memberikan mainan kepada anak yatim.

 

“Pintar-pintar. Terus semangat semua ya,” pesannya kepada 315 anak yatim dan 80 dhuafa yang berkumpul di Balai Desa Kebobang, Wonosari. Di kecamatan ini, tercatat penerima santunan berasal dari Desa Plaosan, Kebobang, Bangelan, Kluwut, Plandi, Sumberdem, Wonosari dan Sumbertempur.

Sedangkan tingkah lucu terlihat di anak-anak yatim Kecamatan Ngajum. Beberapa bocah laki-laki mendekat ke arah jajaran Direksi PT. ACA sembari melihat mainan-mainan yang dibawa. “Bagus-bagus mainannya,” kata Dion, 13. Ia juga tidak mau ketinggalan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Di Balai Desa Maguan, Ngajum itu, 232 anak yatim dan 90 dhuafa dari 14 desa berkumpul. Yakni berasal dari Desa Ngasem 1, Sumberbeji, Ngasem 2, Balesari, Kedawung Banjarsari, Babadan, Jatisari, Banjarsari, Babadan 2, Palaan, Kranggan 2, Babakan Ngasem, Maguan dan Kemuning. (mar)

  • Editor : mar
  • Uploader : slatem
  • Penulis : marga
  • Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Divonis 5 Bulan, Vanessa Menerima, JPU Pikir-pikir

Hakim MK Beda Pendapat

Nyaris Kehilangan Suara

Siapkan Tekno Park untuk Kolaborasi Bidang Ilmu

VIDEO