Polisi Razia Skala Besar di Malang Raya

Jokowi Pidato Kemenangan, Prabowo Gugat ke MK

  • 21-05-2019 / 22:43 WIB
  • Kategori:Nasional
Jokowi Pidato Kemenangan, Prabowo Gugat ke MK

JAKARTA-Pasangan Capres dan Cawapres RI, Joko Widodo-Ma’ruf Amin langsung pidato kemenangan di Kampung Deret, Jakarta, Selasa (21/5). Itu setelah KPU menyelesaikan proses rekapitulasi nasional. Sementara Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memilih jalur hukum. Sementara jelang 22 Mei kemarin, kepolisian di Malang Raya masih digelar razia skala besar.

Jokowi dan Ma’ruf Amin kompak mengenakan pakaian berwarna putih saat pidato kemenangan. Bedanya, sang cawapres tetap mengenakan kopiah hitam dan sorban putih.

Dalam pidatonya, Jokowi mengajak semua rakyat Indonesia untuk bersyukur dan berbanngga. Sebab telah berhasil menggelar pemilu yang damai.

“Seluruh rakyat yang kita cintai, yang saya banggakan, kita bangsa Indonesia patut berbangga, patut berbahagia, dan patut bersyukur bahwa kita telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa. Dewasa dalam berdemokrasi, dewasa dalam melaksanakan pemilu, dewasa dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Jokowi.

Ia b‎ersyukur masyarakat telah dewasa dalam menjaga perdamaian. Dewasa juga dalam mengelola perbedaan-perbedaan dan dewasa dalam menjaga sekaligus memperkokoh persatuan.

“Bukti nyatanya masyarakat telah dewasa ini tampak dalam kebebasan kita berdemokrasi. Juga kemampuan kita untuk menyelesaikan pemilu yang jujur dan adil serta pemilu yang penuh dengan perdamaian dan kegembiraan,” katanya.

Jokowi juga menegaskan, ‎kepercayaan dan amanah rakyat akan dirinya wujudkan dalam program-program pembangunan yang adil dan merata untuk seluruh golongan. “Termasuk juga seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok tanah air Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, setelah dilantik Oktober nanti dirinya bersama dengan Ma’ruf Amin adalah presiden dan wakil presiden bagi seluruh rakyat Indonesia. “Kami adalah pemimpin dan pengayom dari 100 persen rakyat Indonesia. Kami akan berjuang keras demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bagi 100 persen rakyat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi KPU yang diputuskan Selasa (21/5) dini hari. "Kami tidak akan menerima hasil rekapitulasi KPU, selama pengghitungan tersebut bersumber pada kecurangan," tandas Prabowo.
Sedangkan Direktur Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan,  sejauh ini telah ada empat orang yang akan menjadi tim kuasa hukum pasangan capers nomor urut 2 itu. Yakni Otto Hasibuan, Denny Indrayana, Irman Putra Sidin, dan Rikrik Rizkiyana.

Dasco belum mau bicara banyak soal tim kuasa hukum. Meski begitu dia mengonfirmasi bahwa Otto bakal menjadi ketua tim. Selain itu, Dasco pun belum mau bicara kemungkinan penambahan anggota.

Prabowo-Sandi memang berencana mengajukan sengketa pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka mengutarakan itu usai KPU selesai melakukan perhitungan suara Pemilu 2019, yang mana dinyatakan paslonJoko Widodo-Maruf Amin memperoleh suara lebih besar.

"Menyikapi hasil dari KPU RI yang sudah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi (kemarin), rapat hari ini memutuskan paslon 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," kata Dasco. 

Untuk diketahui, KPU mengumumkan hasil perhitungan suara 2019, Joko Widodo Ma'ruf Amin memperoleh 85.607.362 suara sah. Sementara, paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 68.650.239 suara sah.

Gelar Razia Skala Besar

Di Malang Raya, aparat keamanan masih melakukan penyekatan di sejumlah lokasi.  Polres Malang Kota,  kemarin melanjutkan sweeping  senjata tajam, bahan berbahaya seperti peledak dan narkotika di pusat transportasi yang menuju Jakarta. Yakni, Stasiun Kota Baru. Siang kemarin, mulai pukul 11.00 WIB sampai 11.45 WIB, petugas Polres Makota, dipimpin Kapolres AKBP Asfuri menyisir gerbong-gerbong kereta api. Petugas bersenjata lengkap, mengawal proses penyisiran ini. Kereta Api Jayabaya pukul 11.45 WIB  yang berangkat dari Malang, disisir oleh polisi.

Petugas memeriksa barang bawaan penumpang sejak pintu masuk eksekutif di samping gerbang utama. Setelah itu, menyisir ke dalam gerbong kereta api Jayabaya, hingga akhirnya kereta berangkat tepat pukul 11.45 WIB. Kereta api Jayabaya, dijadwalkan tiba di Stasiun Pasar Senin, Pukul 01.34 WIB, Rabu dini hari tadi.

Kapolres Makota, AKBP Asfuri mengatakan  tetap akan melakukan penyekatan dan sweeping sesuai instruksi Mabes Polri.Walaupun pengumuman hasil Pemilu 2019 sudah selesai, pihak kepolisian tetap standby di stasiun Kota Baru, serta titik-titik keberangkatan di tapal batas Kota Malang. Tak hanya itu, Polres Makota yang menyiagakan 500 personel, menjaga titik-titik penting seperti KPUD, Bawaslu, serta gudang KPU dan area keramaian Kota Malang.

“Selain 500 personel, kami didukung satu satuan setingkat kompi dari TNI, serta Satpol PP untuk melakukan penjagaan di berbagai titik. Untuk penjagaan stasiun, kami ingin mengantisipasi semua warga yang berangkat ke ibu kota untuk mengikuti demo,” ujar Asfuri kepada Malang Post, kemarin.

Puncaknya, Rabu hari ini, Polres Makota tetap bergerak melakukan penyisiran dan penjagaan di area-area tersebut.

Sementara itu di wilayah Kabupaten Malang juga masih melakukan razia skala besar. "Tujuan kita menjaga dan melindungi warga masyarakat Malang, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi ada isu-isu lain yagg ingin mendompleng giat 22 Mei," jelas Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung.

Ujung menyampaikan, kebebasan menyampaikan pendapat dilindungi oleh undang-undang. Polres Malang sendiri, tidak dalam kapasitas menghalangi kemerdekaan menyampaikan pendapat tersebut.

Sejauh ini, pantauan Malang Post, selama pelaksanaan giat razia skala besar, Polres Malang memeriksa semua kendaraan yang melintas. Tidak hanya bus atau kendaraan pribadi, tetapi juga  motor serta mobil boks.

Hasil dari giat razia, petugas tidak mendapati seseorang yang membawa sajam ataupun bahan peledak. Petugas hanya memberikan tilang untuk beberapa kendaraan yang diketahui tidak dilengkapi dengan surat. Termasuk mengamankan satu unit mobil elf nopol W-7253-X karena mengangkut rokok tanpa cukai, pada Minggu (19/5) dini hari di Jalan Raya Singosari.(jpg/cni/fin/agp/van)

  • Editor : van
  • Uploader : abdi
  • Penulis : agp
  • Fotografer : ya

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI