trial_mode: on

Perangi Narkoba SMPN 15 Bentuk Satgas Antinarkoba

  • 23-05-2019 / 11:22 WIB
  • Kategori:Sekolah
Perangi Narkoba SMPN 15 Bentuk Satgas Antinarkoba Kasi Pencegahan Pemberdayaan Masyarakan (P2M) BNN Kota Malang, Kompol Diyah AS, memberikan arahan kepada Satgas Anti Narkoba SMPN 15 Malang.

MALANG - 25 siswa SMPN 15 Malang, Kamis (23/5) tadi mendapatkan bimbingan dari BNN Kota Malang. Mereka adalah Satgas Antinarkoba di lingkungan SMPN 15 untuk membantu tugas BNN dalam memberantas penyelahgunaan narkoba.

Bimbingan tersebut dilakukan oleh Kasi Pencegahan Pemberdayaan Masyarakan (P2M) BNN Kota Malang, Kompol Diyah AS. Dalam kesempatan tersebut Diyah menghimbau kepada anggota satgas untuk turut aktif dan peduli kepada lingkungan sekitar, agar bersih dari penyimpangan dan penyalahgunaan narkoba. “Ini tugas mulia yang kita emban bersama dalam menyelamatkan generasi bangsa, dimulai dari sekolah yang kita cintai ini,” ucapnya saat bimbingan. 

Usai bimbingan, dilanjutkan dilakukan tes urine kepada seluruh siswa SMPN 15. Dalam hal ini satgas bertugas melaksanakan semua tahap uji. 

Diyah AS  WDW. mengatakan, tes urine perlu dilakukan untuk screening dan mengetahui lebih awal siswa yang terdeteksi positif narkoba. “Semakin cepat diketahui semakin baik. Agar kita segera melakukan pembinaan dan tindakan sebelum anak-anak kecanduan,” katanya kepada Malangpostonline.com. 

Sebab kata dia, seseorang positif narkoba, tidak selalu kerena sengaja menyalaggunakan barang haram tersebut. Bisa jadi karena ketergantungan pada obat-obatan atau makanan tertentu. “Termasuk karena penyakit asam lambung sehingga anak terbiasa minum obat,” kata dia. 

Penyuluhan dan sosialisasi BNN Kota Malang ke SMPN 15 merupakan satu bentuk edukasi pada siswa. Dengan tujuan agar mereka menghindari penyalahgunaan narkoba yang berakibat buruk pada generasi bangsa. “Akibatnya tidak hanya fisik, tapi juga mental. Lebih-lebih pada daya pikir anak sebagai pelajar akan menurun, karena yang diserang narkoba pertama kali adalah saraf otak,” jelas Diyah. 

Kepala SMPN 15 Malang, Agus Wahyudi, M.Pd mengatakan edukasi tentang penyalahgunaan narkoba dinilai sangat penting. Apalagi siswa akan menjalani libur panjang. 

Maka perlu dilakukan pembinaan sebagai benteng agar siswa terhindar dari narkoba. “Ketika mereka menemukan sesutu saat libur nanti, mereka sudah mengerti bahwa barang tersebut dilarang,” katanya. 

Yang kedua, lanjut Agus, ketika nanti siswa baru sudah masuk di SMPN 15, maka para Satgas dan OSIS bisa memberikan imbas positif kepada adik kelas mereka. 

Termasuk juga pada orang tua siswa, akan dilakukan pembinaan. Sehingga tidak hanya siswa, orang tua pun diedukasi untuk bersinergi dengan sekolah dalam memerangi narkoba. “Karena kita sudah MoU dengan BNN,  ada beberapa yang disepakati termasuk pembinaan pada orang tua,” imbuhnya.  

Agus mengungkapkan, kerjasama sekolah dengan BNN merupakan sebuah upaya menyelamatkan generasi bangsa dari kerusakan yang diakibatkan oleh narkoba. “Perlu adanya kerjasama dengan berbagai pihak, agar anak-anak kita sehat dan terhindar dari narkoba,” pungkasnya. (imm/nun)

  • Editor : Husnun
  • Uploader : irawan
  • Penulis : Imam W.
  • Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI