trial_mode: on

Belum Ada Perusahaan Tangguhkan Pemberian THR

  • 23-05-2019 / 12:32 WIB
  • Kategori:Malang
Belum Ada Perusahaan Tangguhkan Pemberian THR

MALANG - Sejak dilancarkannya pemantauan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) 20 Mei 2019 lalu, Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang masih belum mendapati perusahaan yang melakukan pengajuan penangguhan THR.

Hal ini disampaikan Kasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, M Damhudi, kemarin saat dikonfirmasi terkait hasil pemantauan yang dilakukan di kurang lebih 250 perusahaan se Kota Malang.

"Ya alhamdulilah sejak tanggal 20 kita lakukan pemantauan tidak ada masalah yang muncul. Seperti penangguham THR itu," terang pria ramah ini.

Beberapa perusahaan yang menjadi target mulai skala pabrik hingga usaha jasa yang didatangi sudah memberikan THR kepada karyawanya. Mereka, bahkan ada yang sudah memberikan THR sebelum H Minus 7.

Ini artinya perusahaan yang ada di Kota Malang memberikan respons baik terhadap aturan Kemenaker soal THR, tujuh hari sebelum hari raya.

"Kalau tahun lalu ada satu perusahaan saja melakukan penangguhan. Itu juga akhirnya dibayarkan walaupun agak telat," jelas mantan Kepala UPT Rusunawa Kota Malang ini.

Ia menambahkan pemantauan tersebut lebih ketat dilakukan tahun ini dibandingkan dengan sebelumnya. Karena, tahun ini pihak kepolisian turut dilibatkan dalam tim pemantau.

Tahun lalu kepolisian tidak dilibatkan. Tim hanya terdiri dari pengawas disnaker provinsi, dan disnaker kota atau daerah. Akan tetapi, tahun ini dikatakan Damhudi keluar sebuah perintah dari Kapolri untuk ikut terlibat.

"Ada surat perintah dari Kapolri. Untuk bantu pemantauan," tegasnya.

Jika nantinya ditemukan perusahaan yang tidak mampu membayarkam THR sesuai aturan, akan ada sanksi yang dikenakan. Pertama adalah sanksi administratif dan kedua sanksi denda 5 persen sesuai undang undag ketenagakerjaan. 

Fokus pemantauan masih akan dilakukan pada perusahaan perusahaan skala sedang dan besar. Tersapat 17 perusahaan skala besar seperti pabrik yang akan dipantau hingga tanggal 31 Mei 2019 mendatang. Tim pemantau akan berkeliling di 5 kecamatan terbagi pula dalam 5 tim. 

Ditambahkannya pemantauan pun tetap akan dilakukan H plus 1 Hari Raya. Jika memang ada laporan keluhan dari buruh. (ica/nun)

  • Editor : Husnun
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ica
  • Fotografer : ica

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI