trial_mode: on

Setelah Bukber Bir, OPPO Nunggak Pajak Reklame

  • 23-05-2019 / 14:23 WIB
  • Kategori:Malang
Setelah Bukber Bir, OPPO Nunggak Pajak Reklame PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto beri klarifikasi soal tunggakan pajak. (Ipunk Purwanto/Malangpostonline.com)

MALANG - Belum selesai kontroversi soal buka bersama sajian bir, OPPO kembali tersandung masalah lain. Informasinya, OPPO Malang masih menunggak pajak memperoleh Rp 300 juta.

Saat menyetujui tentang hal ini, OPPO masih berkoordinasi dan mengecek kebenarannya.

Hal ini disampaikan Manajer Humas OPPO Indonesia, Aryo Meidianto beberapa saat lalu saat ditemui di Gedung DPRD Kota Malang usai menerima pemanggilan klarifikasi oleh Komisi A DPRD Kota Malang. 

"Kami tahu ada informasi itu. Tapi kami tidak tahu apa yang dikirim. Makanya tadi pagi kami langsung ke kantor pajak (Badan Pelayanan Pajak Daerah Kota Malang, red)," tegasnya.

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kantor pajak. Untuk mengetahui benarkah ada tunggakan tersebut, kemudian menentukan titik mana saja yang belum disetujui, kemudian mencapai jumlah yang diterima.

Ia membenarkan jika pajak yang disetujui adalah pajak reklame. Dan saat ini pihaknya masih mengkoordinasikan hal ini dengan instansi terkait. Terkait jumlah tunggakan, Aryo tidak dapat diakses oleh pasti.

"Dan memang jujur ‚Äč‚Äčkita butuh waktu untuk mengsinkronkan dan memeriksa datanya," tegas Aryo.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Kota Malang Nawang Nugraining menjelaskan terkait masalah pajak pihaknya akan meminta informasi ini dengan komisi yang membidangi. Yakni Komisi B DPRD Kota Malang.

Terkait hasil pertemuan siang tadi, Komisi A DPRD Kota Malang memastikan OPPO akan meminta maaf kepada publik.

"Rencananya Hari Minggu menunggu. Dengan kegiatan buber dan santunan anak yatim. Sekaligus memberikam konferensi pers. Tempat masih ditentukan," pungkasnya. 

Sementara itu Malang Post juga mendukung Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto terkait tunggakan pajak. Akan tetapi sampai saat ini belum merespons konfirmasi ini. (ica/nun)

  • Editor : Husnun
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ica
  • Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI